September 11, 2008

Motif kain panjang/jarik untuk Pernikahan

Ternyata motif kain panjang tuh banyak sekali macamnya. Dan masing-masing motif ternyata mempunyai arti, sehingga penggunaan masing2 motif kain panjang juga disesuaikan dengan acaranya. Maklum...aku emang orang Jawa tulen....tapi gak ngerti adat Jawa yang detail banget :D

Motif kain panjang yang akan aku gunakan di pernikahanku (rencananya...) :

  • Motif Parang Kusumo --> untuk acara Midodareni. Parang Kusumo(gambar atas) mempunyai arti Bangsawan, pemakainya akan mendapatkan kedudukan, keluhuran & dijauhkan dari marabahaya.











Parang Kusumo Ceplok Mangkoro
  • Wahyu Tumurun --> untuk acara Midodareni atau Panggih (gambar bawah) Wahyu Tumurun artinya turunnya anugerah, dengan menggunakan kain ini diharapkan kedua pengantin akan mendapatkan anugerah dari Yang Maha Kuasa berupa kehidupan yang bahagia dan sejahtera serta mendapatkan petunjuk-Nya.












Wahyu Tumurun
  • Motif Sido Mukti Ukel Lembat (gambar atas) & Sido Mukti Luhur (gambar bawah)--> untuk acara Akad Nikah atau Panggih, Sido Mukti Ukel Lembat artinya orang yang memakai akan menjadi mukti. Sido Mukti Luhur artinya kegembiraan atau kebahagiaan












Sido Mukti Luhur











Sido Mukti Ukel Lembat

  • Motif Truntum Sri Kuncoro--> untuk orang tua pengantin, Truntum artinya menuntun, sebagai orang tua berkewajiban menuntun kedua mempelai memasuki hidup baru atau berumah tangga yang banyak liku-likunya.












Truntum Sri Kuncoro

Tinggal berburu kain panjang aja nih, rencananya sih abis Lebaran mau ke Malang bareng ma Ibu. Duh harganya mahal gak ya....pengennya sih beli yang batik tulis jadi dipakai juga adem & nyaman...

0 comments:

Posting Komentar