Desember 31, 2014

Penjual Gantungan Kunci

Sejak beberapa minggu yang lalu saat aku lewat di jembatan penyeberangan Benhil aku melihat seorang anak-anak yang berjualan gantungan kunci. Tapi aku belum pernah menanyakan dagangannya. Nah kemarin itu sepulang dari Plaza Semanggi aku melewati jembatan penyeberangan ini lagi...kebetulan sedang agak sepi.

Anak penjual gantungan kunci ini langsung menyapaku dengan ramah. Anak ini usianya sekitar 10 tahun, dia selalu berpakaian rapi, memakai celana 3/4, kaos, topi, dan dia juga memakai sepatu lengkap dengan kaus kakinya....sunggu sangat rapi. Dia juga menjajakan dagangannya dengan sangat sopan.

Jualannya berupa gantungan kunci yang terbuat dari kain flanel.
"Harganya berapa?"
"Satunya Rp 20.000, tapi kalau Ibu mau beli banyak nanti ada diskon."

Aku memilih salah satu gantungan kunci dagangannya.
"Ini siapa yang buat?"
"Mama."
"Tinggalnya dimana?"

"Di dekat-dekat sini..."

Hal yang terlintas di pikiranku adalah anak ini anak yang hebat. Kenapa hebat?
Kalau dilihat dari penampilannya dia bukanlah anak jalanan, anak ini ucapannya begitu sopan, anak ini mau membantu orang tuanya dengan berdagang gantungan kunci buatan Mama-nya.


Hmm...apa yang terjadi sampai anak ini harus berjualan gantungan kunci?
Anak seusia ini...yang seharusnya bermain dengan teman-temannya atau  belajar di rumahnya yang nyaman tapi malah berjualan gantungan kunci buatan Mama-nya di jembatan penyeberangan.
Anak ini tidak malu untuk menjajakan dagangannya...ya memang kenapa harus malu...kan halal. Tapi aku masih terusik dengan kemunculan anak ini...dia beda dengan PKl yang biasa dagang di Benhil.
Apa keluarganya mengalami kesulitan keuangan secara tiba-tiba? ah entahlah...

Aku tidak sempat bertanya lebih banyak karena ada seorang laki-laki yang menunggu dilayani oleh anak ini. Emm...aku agak heran ada laki-laki yang tertarik membeli gantungan kunci dari flanel ini...tapi sepertinya laki-laki muda ini punya tujuan lain. Benar saja...begitu aku beranjak pergi terdengar pertanyaannya ke anak itu.
"Kamu kenape berdagang? gak sekolah?"

Aku tidak tahu kelanjutan percakapan mereka.
Semoga daganganmu selalu laris ya Dik...teruslah membantu menjualkan gantungan kunci buatan Mama-mu. Semoga kehidupanmu semakin membaik dari hari ke hari :)

Oya...kalau suatu saat lewat jembatan penyeberangan Benhil dan ketemu anak itu jangan lupa beli dagangannya ya :)

Teddy Bear Bouquet

Beberapa hari yang lalu aku dapat pesenan Teddy Bear Bouquet dari Mbak Dessy. Mbak Dessy ingin mengirimkannya untuk Mama-nya yang berulang tahun dan kebetulan tinggalnya berjauhan dengan Mbak Dessy, Mbak Dessy di Pekanbaru sementara Mama Mbak Dessy di Depok.
Mbak Dessy gak menentukan harus pakai Teddy Bear yang warna apa...katanya apa aja sesuai persediaan yang aku punya aja :)

Oya selain Teddy Bear Bouquet untuk Mama-nya, Mbak Dessy juga pesan 2 Teddy Bear Bouquet lagi...kali ini dua-duanya dikirim ke Pekanbaru, Kata Mbak Dessy untuk ulang tahun temennya.
Untuk Teddy Bear Bouquet ini aku padukan dengan bunga mawar artificial...yang 2 bouquet memakai mawar merah sedangkan yang 1 bouquet pakai mawar pink.

  
Terima kasih Mbak Dessy atas pesanannya dan semoga puas dengan hasilnya :)

Mak Uyik

Di Kampung halamanku aku punya tetangga namanya Mak Uyik, mungkin sekarang beliau sudah berumur sekitar 70-75 tahun. Mak Uyik adalah seorang pedagang pecel, pecel buatannya benar-benar top markotop apalagi kalau pakai empal daging...uuhhh maknyuzzzz.
Sampai sekarang Mak Uyik masih berdagang pecel dengan dibantu oleh menantu dan cucu-cucunya. Lho anak-anaknya kemana?

Mak Uyik mempunyai 5 orang anak, seingatku sih 4 laki-laki dan 1 perempuan. Suami Mak Uyik meninggal dunia saat Mak Uyik mengandung anak bungsunya yang kembar (aku tahu cerita ini dari Ibuku). Mak Uyik tidak pernah menikah lagi, beliau berjuang seorang diri membesarkan dan menyekolahkan anak-anaknya dengan berdagang pecel...hebat ya...salut...

3 orang anak Mak Uyik sudah meninggal dunia, aku juga kurang tahu karena apa. Anehnya ketiga anak Mak Uyik itu meninggal saat usia mereka 44 tahun...di tahun yang berbeda-beda. Tinggal 2 anak bungsunya yang kembar yang bernama Mas Woko dan Mas Wadi. Beberapa bulan yang lalu Mas Woko dan Mas Wadi menginjak usia 44 tahun...Alhamdulillah mereka sehat wal afiat. Karena sudah melewati usia 44 tahun dengan selamat mereka mengadakan syukuran.

Tak dinyana tak dikira....minggu lalu Mas Wadi meninggal saat tengah bekerja di kantornya (di salah satu BUMN), menurut cerita yang aku dengar Mas Wadi saat itu hanya minta balsem. Saat temennya lagi mencarikan balsem Mas Wadi meninggal, detailnya aku juga kurang tahu. Innalillahi wa inna ilayhi rojiun.... Berarti saat ini anak Mak Uyik tinggal Mas Woko.

Yah umur memang rahasia Illahi...
Kita tidak pernah tahu kita hidup sampai umur berapa...
Kita tidak pernah tahu kita akan menghembuskan nafas terakhir kita dimana...
Kita tidak pernah tahu kita akan meninggal karena apa...

Terlepas dari keherananku dan orang-orang kenapa 4 orang anak Mak Uyik meninggal di usia 44 tahun, kami semua mendoakan supaya Mak Uyik dan Mas Woko selalu sehat dan diberi umur yang panjang... Aamiin Aamiin Aamiin Allahumma Aamiin...
Semoga Mas Wadi diterima segala amal baiknya dan diberi tempat yang indah disisi Allah SWT...
Semoga Mak Uyik dan seluruh keluarganya diberi keikhlasan dan ketabahan menghadapi ketentuan Allah SWT ini... Aamiin...

Desember 26, 2014

Souvenir SIraman Nuansa Pink

Paket Souvenir Siraman pesanan Ratu dari Serang Banten sudah siap untuk dikirim ke Banten. Ratu pesan souvenir siraman yang bernuansa pink. Isi dari paket souvenir siraman ini antara lain:
  • Handuk ukuran 30x30cm
  • Bali Soap 100gr
  • Lilin Bunga
Paket souvenir siraman ini dikemas dalam keranjang rotan kecil dan kain tulle yang diikat dengan pita satin. Warna handuk, pita dan kain tulle bisa customized.


  
Terima kasih Ratu atas pesanannya...semoga acara pernikahan Ratu bulan Januari 2015 nanti bisa berjalan dengan lancar ya dan menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah... Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Robbal Alamiin...

Doggie Towel & Olaf Towel

Juni, temen kuliahku yang tinggal di Kendal Jawa Tengah pesan doggie towel untuk acara syukuran anaknya. Juni mau handuknya berwarna coklat semua, ukuran handuk 30x30cm. Doggie towel ini dipacking dalam tabung mika berdiameter 8cm dan tinggi 10cm. Terima kasih Juni atas pesanannya dan semoga acaranya berjalan dengan lancar :)

  
Sementara Mama Aimee dari Sunter Jakarta Utara pesan Olaf Towel untuk acara ulang tahun Aimee. Olaf Towel ini terbuat dari handuk ukuran 30x30cm dan dipacking dalam tabung mika berdiameter 8cm, tinggi 16cm. Proses pembuatan Olaf Towel jauh lebih makan waktu dibandingkan membuat karakter lain seperti doggie towel atau bear towel, karena banyak ornamen yang mesti dibikin secara handmade. Jadi untuk yang berminat pesan Olaf Towel sebaiknya dari jauh-jauh hari, karena tidak bisa dibuat secara dadakan.
Mama Aimee terima kasih ya atas pesanannya dan semoga acara ulang tahun Aimee nanti berjalan dengan lancar :)


Desember 22, 2014

Ibu, you are my everything...

Bagiku...setiap hari adalah Hari Ibu...
Ibu adalah harta yang paling berharga untukku selain Almarhum Bapak...
Bahagia Ibu adalah bahagiaku...
Sedihnya Ibu adalah sedihku...
Aku tidak sanggup melihat ada air mata kesedihan yang menetes di pipi Ibuku...
Aku ingin selalu melihat Ibuku bahagia...
Aku ingin selalu melihat senyuman Ibuku...
Aku senang berada dalam pelukan hangat Ibuku...
Aku senang ngobrol berjam-jam dengan Ibuku...
Walaupun selalu ada cerita yang diulang-ulang...tapi tidak menjadi masalah buatku...
Aku hanya ingin menjadi pendengar yang baik untuk cerita-cerita Ibuku...
Aku suka mencium pipi Ibuku yang begitu halus dan bersih...
Aku suka memeluk tubuh Ibuku yang selalu hangat...
Makanan favoritku adalah masakan Ibuku...

Ibu mengajarkanku untuk selalu bersyukur...
Ibu mengajarkanku untuk tidak gampang mengeluh...
Ibu mengajarkanku ketegasan sekaligus kelembutan...


Ibu...semoga Ibu selalu sehat...
Ibu...semoga Ibu selalu bahagia...
Ibu...semoga aku bisa membahagiakanmu...
Ibu...semoga Allah SWT memberikan umur yang panjang untukmu...
Ibu...semoga tidak ada perkataan dan perbuatanku yang menyakiti hatimu...
Ibu...semoga Ibu selalu memberikan Ridho untukku...
Karena Ridho Allah SWT tergantung dari Ridho orang tua...

Ibu...you are my everything...
I love you so much...

Desember 19, 2014

Fun day Sharing

Hari Selasa pagi aku ikut Kajian Tauhid yang diadakan oleh Daarut Tauhid di Masjid Al Latief Pasaraya Grande. Kajian Tauhid di Masjid Al Latief ini diadakan setiap dua minggu sekali dan dimulai pukul 09.30 - 12.00 WIB. Biasanya di awal kajian akan diisi oleh Ustadz dari Daarut Tauhid dan setelah itu diisi oleh Aa Gym. Kemarin itu adalah kali kesekian aku mengikuti Kajian Tauhid di Masjid Al Latief. Aku senang mencari ilmu agama dan banyak ilmu yang aku dapatkan dari kajian-kajian seperti ini.

Sorenya aku ketemuan dengan teman kuliahku Bowo yang datang dari Purwokerto, dia sedang ada acara di kantor pusatnya di Jakarta. Kami janji ketemuan di Stasiun Gambir karena Bowo naik kereta dari Purwokerto. Begitu ketemu....maakkkkk makin subur aja Bowo....dan mukanya mirip banget dengan salah satu politikus yang sering muncul di TV, media cetak dan media online hihihihi....
"Apa kabar Wo?"
"Alhamdulillah baik Na."
"Eh kok kamu sekarang mirip banget sih sama Pak FZ? hahahahahaha..."

"Kok banyak sih yang ngomong begitu...teman-temanku juga bilang begitu, di Stasiun Purwokerto aku juga diliatin orang terus, di kereta juga."
"Disini juga...tuh perhatiin deh orang-orang pada ngeliatin kamu hahahaha...."

Kemudian kami pergi ke Pasar Baru untuk makan, udah janjian sama teman-teman kantornya Bowo. Nah di Resto dia juga diliatin lagi sama orang-orang. Mungkin orang-orang tuh beneran mikir si Bowo itu Pak FZ kali ya :D
Ngobrol-ngobrol sambil makan gak berasa waktu beranjak semakin malam...waktunya pulang.
Semoga sukses ya Wo untuk assesment kenaikan pangkatnya...bisa jadi Area Manager...trus naik lagi jadi GM sampai Direktur... Aamiin :)
Selalu merasa senang kalau ada teman yang semakin sukses :)

Hari Rabu siang saatnya ikut Fun day sharing di SCTV Tower. Acara yang seharusnya dimulai pukul 14.00 sedikit molor karena ternyata ruangannya masih dipakai untuk meeting. Akhirnya pindah ke ruangan lain. Tema Funday sharing kali ini adalah "Bagaimana Meningkatkan Karir di 2015."
Banyak masukan yang menarik dari narasumber, bahwa untuk mencapai karir yang diinginkan itu harus:
  1. Bikin rencana jangka pendek dan jangka panjang, hal-hal apa saja yang akan dilakukan
  2. Fokus, fokus mempelajari hal-hal yang bisa digunakan untuk mempermudah pencapaian karir.
  3. Mengasah kemampuan dan jangan takut membuat kesalahan. Karena setiap proses belajar selalu ada kesalahan yang dibuat dan kita harus belajar dari kesalahan tersebut untuk mencapai hasil yang kita inginkan.
  4. Berpikir dan bertindak positif
  5. Punya passion, setiap orang tentu punya passion tentang sesuatu...apa sih hal yang paling disukai. Misal passionnya suka berbagi ilmu dengan orang lain, kalau dia kerja di perusahaan bisa kerja di bagian training. Menjadi dokter karena passionnya itu suka menolong orang lain.

 Menyenangkan bisa mendapat ilmu dari orang lain dan kita bisa sharing pengalaman juga. Semoga ilmunya juga selalu bermanfaat untuk orang lain.

Sebenarnya pulang dari acara ini aku ada janji ketemuan lagi dengan temen-temen kuliah, tapi ternyata batal karena kondisi jalan yang macet sementara temenku berada jauh dari Sudirman, emang rencananya mau ketemuan di seputaran Sudirman-Thamrin sih. Ok gak masalah, semoga lain waktu kita bisa kumpul-kumpul lagi ya :)

Islam Menyuruh Kita Kaya

Hari Minggu kemarin aku datang ke acara kajian bulanan yang diadakan oleh Majlis Taklim Wirausaha yang dipimpin oleh Ustadz Valentino Dinsi. Kajian diadakan di Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia jam 08.00 - 12.00 WIB. Ini adalah kali kedua aku ikut kajian Majlis Taklim Wirausaha.

Tema kajian kali ini adalah "Islam Menyuruh Kita Kaya" dengan 3 orang pembicara yaitu Ustadz Valentino Dinsi, Ustadz Amir Faishol dan Mas Mono (Owner Ayam Bakar Masmono). Mas Mono mendapat kesempatan pertama untuk memberikan kajian atau lebih tepatnya berbagi pengalaman beliau bagaimana membangun usahanya.

Mas Mono memulai usahanya di Jakarta dengan berjualan gorengan, kemudian beliau terpacu lagi untuk lebih maju dan mulai berjualan nasi uduk dan lontong sayur di pagi hari, sementara sore sampai malam hari berjualan ayam bakar. Beliau memulai usahanya dengan hanya berjualan di pinggir jalan sebagai pedagang kaki lima. Semakin lama usahanya semakin maju dan berkembang...sampai akhirnya Mas Mono memutuskan untuk fokus ke usaha ayam bakar.


 Singkat cerita Mas Mono berhasil mendirikan Rumah Makan Ayam Bakar Mas Mono, mendapatkan order catering dari salah satu Televisi Nasional untuk seluruh karyawannya, dan kerjasama catering ini sudah berlangsung selama 12 tahun dan tanpa MOU hanya berdasar kepercayaan semata....HEBAT!!!
Beliau selalu berusaha menjaga kepercayaan yang sudah diberikan oleh customernya. Kejujuran dan komitmen adalah prinsip yang dipegang dalam berbisnis.

Saat ini Mas Mono sudah mempunyai beberapa perusahaan yang bergerak di berbagai bidang diantaranya usaha kuliner (ayam bakar, bakso, soto dll), usaha properti, sekolah dll. Dalam mengelola perusahaannya Mas Mono tidak hanya memperhatikan soal kesejahteraan karyawannya, tapi juga memperhatikan soal kebutuhan rohani karyawan. Semua karyawan Mas Mono secara rutin bisa mengikuti pengajian, Umrah gratis secara bergilir, training dll.

Oya setahu aku Mas Mono juga menjadi penggerak usaha sosial MAKELAR SEDEKAH yang menyalurkan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan misal orang miskin yang sakit dan membutuhkan pengobatan, membantu pembangunan Mushola dan Masjid, memberikan santunan kepada kaum dhuafa dll. Menurutku inilah pengusaha yang sangat berhasil. Beliau tidak hanya bisa mensejahterakan keluarganya tapijuga bisa mensejahterakan karyawan, lingkungan sekitar dan orang lain yang membutuhkan. SALUT....HEBAT!!! Semoga semakin banyak lahir pengusaha muslim seperti beliau ini.

Mengapa Islam menyuruh kita kaya?
Karena kalau kita kaya...kita bisa membantu orang-orang dhuafa di sekitar kita, kita bisa membantu pembangunan Mushola dan Masjid, kita bisa memperkerjakan orang lain dan otomatis memberi penghasilan untuk mereka dan begitu banyak kebaikan yang bisa kita lakukan kalau kita kaya. Orang Islam harus bertekad untuk kaya....tentu saja cara memperoleh kekayaannya secara halal sehingga membawa berkah untuk kehidupan pribadinya dan kehidupan orang lain di sekitarnya.
Kalau mau jujur...siapa sih orang yang mau menjadi orang miskin seumur hidup? Tentu normalnya tidak ada. Kalaupun kita miskin tetap usahakan menjadi orang yang berguna untuk orang lain.

Selalu banyak manfaat yang aku peroleh setelah mengikuti kajian yang diberikan oleh orang-orang hebat ini. Semoga beliau-beliau ini tidak bosan-bosannya untuk berbagi ilmu dengan orang lain, semoga ilmunya selalu penuh manfaat, usahanya membawa berkah untuk banyak orang.
Semoga impian Ustadz Valentino Dinsi untuk menciptakan Satu Keluarga Satu Pengusaha berhasil... Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Robbal Alamiin...

Desember 14, 2014

Bogasari Expo 2014

Hari Sabtu kemarin aku pergi ke acara Bogasari Expo 2014 di Balai Kartini. Sebenarnya sudah sejak hari Jum'at berencana kesana tapi takut kena macet kalau hari kerja, akhirnya aku undur ke hari Sabtu.
Bogasari Expo 2014 diadakan selama 3 hari dari tanggal 12 - 14 Desember 2014.

HTML untuk masuk Bogex 2014 adalah Rp 10.000/orang, tapi potongan tiketnya bisa digunakan untuk voucher belanja. Jadi misalkan aku beli makanan dengan menunjukkan potongan tiket masuk itu akan mendapatkan potongan harga Rp 5.000.

Di acara Bogex 2014 ini banyak sekali stand makanan siap saji seperti Kebab, Roti Maryam, Bakso, Mie Ayam, Mpek-mpek, Martabak, Siomay dll. Selain itu juga ada stand-stand bahan makanan, stand yang menjyual peralatan memasak, resep-resep, stand roti-roti aneka merk. Aku sendiri membeli Chesa Pancake di stand Bogasari, nyari yang instan dan paling gampang masaknya hehehe...

  
Trus pengunjung juga bisa mengikuti Talk Show dengan pelaku UKM yang sudah berhasil, mengikuti Motivation Talk Show oleh pakar, melihat demo memasak dari para chef atau mengikuti kelas memasak. Aku mengikuti hampir semuanya kecuali kelas memasak.

 Capek berkeliling dan perut juga mulai protes minta diisi akhirnya aku mampir ke stan mpek-mpek Gaby, aku pesen 1 Mpek-mpek kapal selam dan 2 mpek-mpek adaan. Rasanya enak tapi ternyata porsinya sangat kecil, jadi aku masih pengen beli makanan yang lain. Tapi sebelumnya aku ke Mushola dulu untuk Sholat Dzuhur, agak bingung mencari Musholanya dan ternyata ada di gedung utama Balai Kartini. Musholanya sangat sempit, jadi mau sholat aja ngantri....dan di Mushola itu tidak ada AC-nya hanya pakai kipas angin putar yang dipasang di langit-langit ruangan yang tidak begitu tinggi. Menurutku untuk gedung semegah Balai Kartini, Mushola yang disediakan kok agak memprihatinkan ya. bayangin aja kalau ada acara pernikahan, seminar atau pameran dengan pengunjung yang ratusan sampai ribuan dan harus ngantri sholat di Mushola sekecil itu....emmmm...gimana gitu....
Aku lebih suka di JCC, toilet banyak dan bersih, Mushola luas dan adem.

Selesai sholat aku kembali ke ruang pameran. Trus tertarik beli Siomay Pink, gak nanya harganya dulu main langsung pesan...ternyata per pcs-nya berharga Rp 9.000...baiklah. Nyari-nyari tempat duduk penuh semua...akhirnya ngedoprok di depan panggung sambil ngeliat demo masak. Aku mulai mencicipi siomay....agak asin, rasa ikan tidak berasa di lidah. Baru beberapa suap ternyata aku udah gak mampu makan, rapiin bungkusnya...bawa pulang ajalah.


Terakhir hal yang aku lakukan sebelum pulang adalah foto narsis di Photo Booth yang disediakan secara gratis. Memang yang gratis-gratis ini selalu menarik banyak peminat hehehe.


 Hari semakin sore dan aku memutuskan untuk pulang....kaki pegel juga ya keliling-keliling ruang pameran. Sampai rumah pas waktu Sholat Asar....langsung sholat trus abis itu tidur dengan nyenyaknya...gak tahan ngantuknyaaaaa....

Desember 09, 2014

Test Food @Sawargi Catering

Hari Sabtu kemarin aku nganterin Opi untuk test food Sawargi Catering di Gedung Pegadaian. Kami pergi bertiga yaitu aku, Opi dan Riza. Opi rencananya mau menikah tahun depan dan kebetulan gedungnya juga di Gedung Pegadaian Salemba. Aku dijemput Opi jam 17.15 saat hujan sudah mulai reda, karena sebelumnya deras bangeeeetttt.

Btw aku baru sekali ini naik mobil disetirin ama Opi, sempat terkaget-kaget dengan cara Opi nyetir yang bener-bener ajaib...deg-degan juga...apalagi duduk di kursi tengah...hadeuh sampai terbanting-banting hehehe... Ketemu polisi tidur main tabrak aja jadinya berasa banget buat aku yang duduk di kursi tengah (lap keringat dingin).

Alhamdulillah kami sampai dengan selamat di Gedung Pegadaian jam 18.00. Langsung menuju ke bagian samping belakang gedung untuk ketemu dengan Mbak Wulan (Marketing Sawargi Catering). Mbak Wulan langsung menyambut kami dengan ramahnya dan mengajak kami untuk melihat dekorasi di dalam Gedung Pegadaian, karena kebetulan pengantinnya mengambil paketan untuk pernikahannya.


 Paket Pernikahan Tradisional Sawargi Catering meliputi:
  • Catering Pernikahan
  • Rias Pengantin termasuk busananya, rias Orang Tua Pengantin, rias 4 penjaga buku tamu dan rias untuk 6 among tamu tapi tidak termasuk beskap.
  • Dekorasi pelaminan, dekorasi buffet & gubugan, dekorasi meja penerima tamu
  • MC
  • Musik dan penyanyi
  • Foto Pernikahan
Paket Pernikahan Internasional Sawargi catering meliputi:
  • Rias Pengantin termasuk gaunnya, rias bridesmaids, rias orang tua pengantin
  • Catering Pernikahan
  • Dekorasi pelaminan, dekorasi buffet & gubugan, dekorasi meja penerima tamu
  • MC
  • Musik dan penyanyi
  • Mobil Pengantin
  • Tart Pernikahan
  • Foto Pernikahan
Seingatku sih itu ya paketannya, untuk info lengkapnya langsung hubungi Sawargi Catering aja di www.sawargicatering.com atau ke Mbak Wulan di 081280147484.
Kebetulan kemarin itu pengantinnya menggunakan adat Jawa. Pelaminan yang dipakai bernuansa putih sementara bunga-bunganya bernuansa putih, pink, fuschia dan hijau. Aku pribadi sih suka yah dengan hasil dekorasinya.




 Setelah puas melihat dekorasi gedung kami beranjak ke bagian belakang gedung untuk test food cateringnya. Saat itu hidangan yang tersedia antara lain nasi kebuli yang menurutku rasanya biasa saja, udang goreng tepung rasanya lumayan enak, ayam kodok yang dipotong mirip rolade rasanya enak, sapi lada hitam rasanya enak, dimsum rasanya enak, lasagnanya enak banget dan terakhir aku nyicipin salad rasanya segar dan lumayan enak. Soal jadi nggaknya Opi pakai Sawargi Catering atau nggak tergantung hasil diskusi dia dengan calon suaminya, karena sebelumnya mereka juga udah test food di beberapa catering yang lain.

  
Setelah dirasa cukup kami segera pamit. Sebelum pulang aku dan Riza sholat dulu di Mushola yang ada di bagian depan Gedung Pegadaian. Selesai sholat langsung cabut ke arah Kelapa Gading, tadinya sih pengen ngemall tapi melihat antrian mobil yang mau masuk mall kami membatalkan masuk ke mall.

Ternyata acara test food tadi memang tidak mampu menahan dorongan untuk tidak makan lagi hehehe....akhirnya kami berhenti di Abuba Steak.
Steak di Abuba ini disajikan dengan potongan kentang goreng yang banyak dan sayuran seperti jagung manis dan kacang polong. Pas lagi setengah jalan makan aku udah merasa perutku penuh (ya iyalah sebelumnya udah icip-icip makanan di Sawargi Catering hihihi) dan akhirnya kentangku nyaris tak tersentuh.

Perjalanan lanjut lagi, kali ini langsung menuju arah pulang. Opi nganterin aku ke Benhil trus setelah itu dia langsung pulang ke Gandaria. Cuaca dingin karena abis hujan dan perut yang kenyang membuat mataku terasa berat. Begitu nyampe rumah aku langsung ganti baju, sholat dan tidur....zzzzzz.......

November 30, 2014

Souvenir Siraman nuansa Purple

Sudah beberapa kali ada yang pesan souvenir siraman dengan tema warna tertentu. Nah kali ini ada pesanan dari Widiyanti untuk acara siramannya di Makassar nanti, Widiyanti minta souvenir siramannya bernuansa ungu alias purple. Isi dari paket souvenir siraman ini antara lain:
  • Handuk ukuran 30x30cm warna ungu
  • Bali Soap 100gr
  • Bath Salt 100gr
  • Lilin Bunga berwarna ungu
Paket souvenir siraman dikemas dalam keranjang rotan dan dibungkus lagi dengan kain tulle, terakhir diikat dengan pita satin warna ungu. Thank card-nya aku pilihin yang bernuansa ungu juga dan bergambar rose ungu.

  
Terima kasih Widiyanti atas pesanannya dan semoga puas dengan hasilnya. Semoga nanti acara siraman dan pernikahannya berjalan dengan lancar... Aamiin...

November 27, 2014

Wirausaha Sosial Mandiri

Hari ini tadi acaraku benar-benar full. Pagi hari aku diajakin Reni ke Crafina di Jakarta Convention Center. Kami nyampe JCC pukul 10.10 WIB dan langsung keliling di Hall A untuk melihat aneka kerajinan yang dipamerkan. Sempat berhenti di stand yang menjual aneka perhiasan dari mutiara, tertarik sama brosnya...tapi begitu nanya harga...alamak mahal euy :D

Trus jalan lagi dan mampir ke stand busana muslim, duh naksir sama salah satu gamisnya tapi ternyata harganya lumayan juga...pikir-pikir mendingan aku beli gamis di Thamrin City ya daripada di pameran kayak gini, selisih harganya lumayan banyak juga untuk jenis produk yang mirip.
Nah tadi juga sempat mampir ke stand scrap book...tertarik banget pengen beli tapi pengen keliling pameran dulu. Ternyata oh ternyata sampai pulang lupa gak mampir lagi ke stand scrap book...hadeuh...

Crafina ini diadakan di Hall A dan Hall B JCC Senayan. Kerajinan yang dipamerkan mulai dari aneka perhiasan, tas, baju muslim, batik, kipas, dan masih banyak lagi aneka kerajinan lainnya. Di Hall B kami sempat mampir ke salah satu stand yang menjual aneka inner jilbab dan kerudung, pemiliknya sangat cantik...tinggi, putih, langsing...dan mukanya kayak bule gitu. Nah disini Reni sempat didandani sama si Mbak yang cantik itu, Reni dipakein inner dan kerudung yang dimodifikasi, kata Reni inner dan kerudungnya enak banget dipakai...adem. Tapi kami gak belanja juga sih disini hehehe. Trus lanjut lagi jalan eh menemukan stand yang menjual kerudung yang aku cari dan harganya jauh lebih murah dibandingkan stand yang sebelumnya kami datangi, akhirnya aku beli 2.

 Tapi kami gak bisa berlama-lama di JCC karena aku ada acara lain dan Reni juga harus menjemput anaknya dari sekolah. Setelah makan siang di Bakso Lapangan Tembak Senayan kami langsung pulang. Aku masih pengen balik ke Crafina...pengen beli bahan-bahan scrap book :)

Jam 14.30 WIB aku berangkat ke acara sosialisasi Wirausaha Sosial Mandiri di Gedung Mandiri Inkubator di daerah Blok M. Acaranya sendiri dimulai pukul 15.30 WIB dengan beberapa Narasumber, diantaranya para pemenang WSM tahun-tahun sebelumnya. Menarik sekali mendengarkan pemaparan para Narasumber tersebut, mereka menceritakan bagaimana perjuangan mereka dalam menggerakkan roda ekonomi di sebuah desa yang terpencil dan para tahanan wanita.

Menurutku para Narasumber ini adalah orang-orang yang hebat, orang-orang yang mempunyai hati yang penuh welas asih...mau memikirkan bagaimana nasib orang lain dan membantu roda perekonomian orang lain yang sebelumnya mereka tidak kenal sama sekali...salut...
Semoga semakin banyak orang baik di negara Indonesia tercinta ini. Orang yang tidak hanya memikirkan nasib dirinya sendiri, keluarganya dan kelompoknya...tapi juga memikirkan nasib orang lain yang sebelumnya sama sekali tidak dikenal.

 Aku senang datang ke acara sosialisasi WSM di Mandiri Inkubator ini, selain menginspirasi juga memberikan service yang luar biasa kepada para peserta...acara ini free (dengan melakukan reservasi sebelumnya), begitu datang setiap peserta dikasih snack yang lezat dan mengenyangkan, dikasih materi yang menginspirasi, ada door prize, dikasih makan malam yang yummy dan goodie bag. Menyenangkan bukan?


 Semoga semakin banyak perusahaan besar yang peduli dengan pengembangan wirausaha di negara kita tercinta ini, supaya Indonesia bisa tumbuh sebagai negara besar yang mempunyai banyak wirausaha yang bisa membantu pertumbuhan ekonomi, bisa mencetak wirausaha yang bisa memperkerjakan banyak orang... Aamiin...

November 25, 2014

Souvenir Siraman Seruni

Souvenir Siraman pesanan Seruni sudah diambil beberapa hari yanTerig lalu. Seruni pesan paket souvenir siraman yang berisi handuk ukuran 23x23cm, Bali Soap 40gr, bath Salt 100gr dan Lilin Bunga. Packaging yang tadinya kotak mika diubah menjadi keranjang rotan dan kain tulle yang diikat pita satin.
Tema yang dipakai Seruni untuk souvenir siramannya adalah warna hijau. Terima kasih Seruni atas pesanannya dan semoga semua prosesi acara pernikahannya nanti berjalan dengan lancar ya :)


 Sementara Sis MeyMey pesan Olaf Frozen Towel untuk acara ulang tahun putrinya yang ke-5 tahun. Packagingnya menggunakan tabung mika diameter 8cm tinggi 16cm. Sementara thank card-nya dicetak langsung di kertas yang menjadi background dari Olaf Frozen Towel dan dimasukkan kedalam tabung mika, ada 2 sisi gambar di bagian dalam dan di bagian luar. Terima kasih Sist MeyMey untuk pesanannya :)

November 20, 2014

Women's Talk a Touch of Beauty

Tadi malam aku ikut Talk Show dengan tema Women's Talk a touch of beauty, Mom & Career yang diadakan oleh Liputan 6 & XL yang bertempat di Senayan City. Aku datang pukul 18.15 WIB, jalanan agak macet karena berangkat abis jam pulang kantor dan cuaca hujan pula. 

Acara diadakan di XL Xplor di lantai 4 Senayan City. Begitu aku nyampe tempat acara udah ada sebagian peserta yang datang. Begitu datang aku registrasi dan langsung dikasih sekotak menu makan malam dan goodie bag. Setelah memilih tempat duduk dan menaruk barang bawaan aku langsung menuju photo booth untuk narsis dulu tentunya hehehe.... Disana disediakan berbagai tulisan yang bisa dipakai sebagai properti narsis dan fotografer yang siap mengabadikan kenarsisan kita, hasil fotonya langsung dicetak dan boleh diambil free.


 Talk Show dimulai pukul 19.00 WIB. Narasumbernya ada dua orang yaitu Ibu Alifa (GM XL) dan Dian Ayu (Artis, Presenter & Anchor). Sesuai dengan tema Talk Show ini membahas bagaimana sih seorang ibu yang bekerja dalam membagi waktunya untuk keluarga. Oya peserta dalam Talk Show ini tidak semua ibu-ibu yang sudah punya keluarga lho, banyak yang belum menikah (pria dan wanita), ada bapak-bapak juga.

Ibu Alifa menceritakan bagaimana cara beliau mendidik anak-anaknya yang mulai beranjak remaja, sejak anak-anak kecil Ibu Alifa sudah biasa bersikap terbuka dengan anak-anaknya, selalu ada komitmen diantara mereka. Beliau sebagai Ibu selalu berusaha komit dengan janji-janjinya kepada anak-anak dan anak-anak pun harus komit dengan janji yang sudah mereka ucapkan. Aku suka melihat sosok Ibu Alifa ini, sosok wanita karir yang sukses dan sukses pula mendidik anak-anaknya. Gayanya santun dan elegan :)
Dian Ayu juga menceritakan bagaimana membagi waktu antara karir dan keluarga. Bagaimana dia begitu bersyukur mempunyai suami (Omesh) yang begitu penuh pengertian dan mempunyai seorang pengasuh anak yang begitu cakap dan sangat dapat dipercaya sehingga saat meninggalkan anak untuk bekerja dia merasa lebih aman. 


 Acara berakhir pukul 20.15 WIB. Aku bergegas pulang karena takut hujan lagi dan semakin macet. Tapi ternyata Sudirman arah ke Benhil lancar. Nah yang bikin degdegan aku tidak menemukan kunci rumah di tasku...duhhh...masa jatuh lagi sih??? Dan ternyata kunci masih menggantung dengan manis di pintu. Alhamdulillah aman...hanya rak sepatuku yang berantakan akibat ulah 2 kucing kecil yang kesal karena terlambat dikasih makan hehehe...

November 14, 2014

Vaksin Meningitis & Vaksin Influenza

Berhubung tahun depan ada rencana untuk pergi Umrah jadi aku harus ikut vaksin meningitis dulu karena hal ini merupakan salah satu syarat untuk mengajukan visa ke Kedutaan Arab Saudi. Vaksin Meningitis merupakan pencegahan terhadap penyakir radang selaput otak. Penyakit meningitis ini cepat sekali menular dan saat pergi Umrah atau Haji kita kan pasti berbaur dengan berbagai Jamaah dari banyak negara lain jadi resiko tertular meningitis ini sangat tinggi. Oya vaksin meningitis harus dilakukan minimal 14 hari sebelum pergi umrah.

Mulailah aku browsing mencari informasi dimana aku bisa ikut vaksin meningitis. Hasil browsing ada beberapa tempat di Jakarta yang menyediakan vaksin meningitis yaitu:
  1. Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno Hatta, lokasinya berada di area perkantoran Bandara telpon 021 5502277, kalau naik Bus Damri bisa bilang sama sopirnya untuk turun di KKP. Pelayanan vaksin hari Senin-Jum"at pukul 07.00 - 14.00 WIB
  2. Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Halim Perdana Kusuma, lokasinya berada di Divisi Teknik yang berada di dalam area Bandara Halim, dari gerbang masuk Bandara sekitar 150 meter berada di kiri jalan, telpon 021 8000166. Pelayanan vaksin hari Senin - Jum'at pukul 07.00 - 14.00 WIB
  3. Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok telpon 021 43931045, pelayanan vaksin dari hari Senin-Jum'at pukul 07.00 - 14.00 WIB
  4. Garuda Sentra Medika Kemayoran yang berlokasi di JL. Angkasa Blok.B15 Kav.1 Kemayoran Jakarta Pusat (hanya ada di hari Sabtu dengan perjanjian sebelumnya) Telpon 021 4241000, 021 68899193
  5. 4241000
    4241000
    4241000
    Wisma Haji dan Umrah yang beralamat di Jl. Mampang Prapatan no.88, Jakarta Selatan. Suntik vaksin meningitis dilakukan hari Sabtu, jam 09.00 – 12.00 WIB
Aku memutuskan untuk suntik vaksin meningitis di Bandara Halim Perdana Kusuma karena alasan yang paling dekat dengan tempat tinggalku dan karena hari Sabtu aku ada acara jadi gak bisa ke Mampang. Nah hari Selasa kemarin aku udah semangat banget nih pergi ke Bandara Halim, aku nyampe jam 08.30 WIB. Begitu turun dari taksi aku langsung bengong ngeliat begitu panjang antrian orang-orang disana. Trus tanya ke seorang Bapak-Bapak dimana tempat daftar vaksin...kata si Bapak itu formulir pendaftaran untuk hari itu udah habis sejak pukul 07.30 WIB karena dalam sehari memang hanya melayani 300 orang...hiks hiks hiks...
Uh sia-sia deh hari ini usahaku untuk ikut vaksin meningitis gara-gara kesiangan datang. Akhirnya setelah duduk-duduk sebentar di Bandara kemudian aku memutuskan untuk pulang.


 Hari Rabu aku kembali ke Bandara Halim Perdana Kusuma, kali ini aku berangkat lebih pagi dan nyampe pukul 06.30 WIB. Info yang aku baca di internet kalau pelayanan mulai dibuka pukul 07.00 WIB. Tapi ternyata jauh sebelum pukul 07.00 orang-orang udah antri dan mengumpulkan fotocopy pasport atau fotocopy KTP untuk mengambil nomor antrian....dueeenngggg....trus aku dapat nomor antrian berapa???? Setelah menunggu cukup lama nomor antrian mulai dibagikan dan aku mendapat antrian nomor 118. Kalau mau ambil nomor antrian begitu sampai di Gedung Divisi Teknik masuk aja lewat jalan kecil di samping gedung karena lokasi pendaftarannya berada di bagian belakang gedung.

  
Aku duduk manis di kursi yang sudah disediakan untuk para peserta vaksin. Untungnya aku membawa buku bacaan, jadi bisa baca buku selagi menunggu antrian. Thanks to Mbak Trinity yang sudah menulis buku sedemikian menarik sehingga aku gak bosan menunggu antrian :)

 Giliranku untuk masuk ke ruang vaksinasi datang setelah aku menunggu selama 1 jam. Di dalam ruangan vaksinasi ini ada 3 dokter yang melayani vaksinasi. Selain vaksin meningitis aku juga ambil vaksin influenza. Fyi saat disuntik untuk vaksin meningitis gak berasa di kulit tapi begitu disuntik untuk vaksin influenza lebih maknyuzzz rasanya...ternyata spuitnya lebih gede...dan seperti biasa aku gak mau melihat jarum saat disuntik, ntar kalau ngeliatin bisa-bisa batal divaksin gara-gara tegang huehehehehe....

Selesai divaksin, aku menuju ke ruangan sebelah untuk melakukan pembayaran. Biaya vaksin:
  • Vaksin Meningitis Rp 305.000
  • Vaksin Influenza Rp 170.000
Vaksin yang wajib dilakukan hanya vaksin meningitis sementara untuk vaksin influenza merupakan opsi pilihan, bisa dilakukan bisa tidak. Selesai melakukan pembayaran tinggal menunggu kartu jadi. Kartunya disebut International Certificate of Vaccination or Prophylaxis dan warnanya kuning maka untuk sederhananya disebut Kartu Kuning :)

Oya syarat untuk ikut vaksin meningitis ini antara lain membawa:
  1. Fotocopy pasport yang masih berlaku, khusus untuk Umrah Pemerintah Arab Saudi mewajibkan Jamaah menggunakan 3 kata untuk namanya. Jadi kalau namanya hanya 2 kata bisa ditambahkan nama Bapak, kalau hanya 1 kata bisa ditambahkan nama Bapak dan Kakek (dari pihak Bapak), penambahan nama ini bisa diurus di kantor imigrasi. Sementara untuk Jamaah yang belum memiliki passport bisa menggunakan fotocopy KTP.
  2. Foto berwarna 4x6 1 lembar. Oya saat bikin foto di Benhil aku kaget lho saat bayarnya, untuk biaya foto sih Rp 65.000 (wajarlah) tapi masa untuk cetak foto 3x4 biayanya Rp 6.000/lembar dan 4x6 Rp 7.500/lembar...masa khusus untuk foto umrah dimahalin sih??? Kalau iya kurang ajar banget tuh. Padahal cetak foto ukuran 4R Rp 2.500/lembar. Jadi total biaya yang harus aku keluarkan untuk bikin pasphoto adalah Rp 210.000 karena untuk foto 3x4 dan 4x6 aku cetak masing-masing 10 lembar. Ya gitu deh kalau gak nanya-nanya dulu harganya jadi agak shock :D
Total waktu yang aku butuhin untuk bikin Kartu Kuning ini dari ambil nomor antrian sampai kartu jadi adalah 3,5 jam...lumayan lama memang tapi gak apa-apa yang penting sekarang udah punya Kartu Kuning.Kartu Kuning ini berlaku selama 2 tahun, karena masa vaksin meningitis efektifnya memang hanya 2 tahun sementara untuk vaksin influenza berlaku selama 1 tahun.


Yes urusan suntik vaksin udah kelar dan saatnya pulang. Jalan ke ujung Terminal kedatangan Halim Perdana Kusuma, karena memang taksi-taksi ada disana. Pilih salah satu taksi dan meluncurlah aku ke Benhil, dan setelah beberapa saat aku baru menyadari kalau si Bapak Sopir yang sedang bekerja ini memiliki aroma tubuh yang kurang sedap...hadeuuuhhhh...mana lupa gak bawa tisyu basah...alhasil selama perjalanan kerudungku berfungsi sebagai masker darurat. Sebenarnya pengen turun dan ganti taksi tapi gak enak hati sama si Bapak Sopir ini. Seharusnya tuh pihak perusahaan taksi memperhatikan soal bau badan para sopirnya ini, kan bau badan ini pasti menganggu kenyamanan penumpang. Jadi semua sopir taksi itu harus bersih dan wangi, yah minimal tidak bau lah...

Dan begitu cerita ke temen-temenku soal insiden bau itu mereka malah ngakak dengan suksesnya tanpa ada rasa empati sama sekali...huh...

November 09, 2014

Dian & Michael Wedding

Kemarin malam aku datang ke acara resepsi pernikahannya mantan temen kantor dulu...Dian & Michael. Acaranya diadakan di Menara Multimedia jam 19.00 - 21.00 WIB. Aku berangkat jam 18.45 dari rumah di tengan rintik gerimis hujan....deuuu...mendungnya seharian tapi baru ujannya kok ya pas jadwalnya pergi kondangan.

Sesampai di Menara Multimedia sedang berlangsung seremoni seperti bersulang, memotong kue pengantin dll. Saat aku celingak celinguk nyari orang yang aku kenal tiba-tiba aku melihat Yustin...aahhh senangnya bisa ketemu Yustin lagi setelah hampir setahun gak ketemu...kangeeeennnn.....
Aih Yustin tambah montok aja huehuehue...
Kami memutuskan untuk bersalaman dengan pengantin dulu sebelum menikmati hidangan yang sudah disediakan. Dian bak putri dalam dongeng aja...pakai gaun putih berekor panjang dan memakai tiara diatas rambutnya yang tergerai...cantiknyaaaaa....


 Selesai salaman dengan Dian & Michael, aku dan Yustin langsung menuju stand kambing guling...harus ini...biasanya menu ini paling cepet habis hehehe. Abis itu aku mencicipi zuppa soup trus lanjut menuju meja buffet. Ada Bakwan Malang, Nasi Bali dan beberapa hidangan lain tapi sayang perutku udah penuh sesak.

Di acara pernikahan Dian ini aku bisa ketemuan lagi dengan temen-temen kantor setelah sekian bulan tidak ketemu...senengnyaaaaa...dan seperti biasa acara foto-foto gak ketinggalan :D


Semoga Dian dan Michael bisa membina keluarga bahagia selamanya dan cepat dikaruniai momongan... Aamiin...

November 07, 2014

Olaf Frozen Towel

Dari dua minggu lalu Bintari temen kuliahku bilang mau pesen souvenir towel untuk acara ulang tahun anaknya, nah masalahnya tema ultahnya adalah Frozen dan dia minta bentuk Olaf Frozen. Aku sebelumnya belum pernah bikin bentuk Olaf Frozen. Jadi pesanan Bintari kali ini adalah trial and error hehehe...
Olaf Frozen Towel ini dibuat dari handuk putih ukuran 30x30cm dan packingnya menggunakan tabung mika diameter 8cm dan tinggi 16cm. Kalau di souvenir sebelum-sebelumnya aku hanya mengunakan teknik ikat, untuk bentuk Olaf Frozen ini di beberapa bagian harus dijahit tangan biar terlihat lebih rapi...otomatis waktu pengerjaannya lebih lama.

  
Selain bentuk Olaf Frozen, Bintari juga pesen Tart Towel dengan tema Frozen. Nah untuk pesenannya yang ini sih tidak ada masalah sama sekali. Tart Towel ini terbuat dari handuk mandi dewasa ukuran 70x140cm, toppingnya menggunakan Big Strawberry Artificial dan dipacking dalam kotak mika beralaskan karton emas ukuran 22x22x15cm.


 Terima kasih Bintari atas pesanannya. Happy Birthday Beta...semoga tumbuh menjadi anak yang sholeha, cerdas, sehat dan cantik seperti Mama Bintari :)

Setelah pesanan Bintari selesai aku langsung mengerjakan pesanan Gracia dari Samarinda. Gracia pesan doggie towel sebagai pelengkap parcel jadi tidak pakai packaging. Biasanya untuk doggie towel dari handuk ukuran 30x30cm ini memakai packing tabung mika diameter 8cm dan tinggi 10cm.
Terima kasih Gracia atas pesanannya dan ditunggu pesanan-pesanan berikutnya :)

Pantai-Pantai di Gunung Kidul, Yogyakarta

Pada hari ke-3 aku di Yogyakarta aku dan saudara-saudaraku pergi ke pantai-pantai di daerah Gunung Kidul. Kami berangkat jam 05.00 WIB dari rumah dengan menggunakan mobil. Tujuan pertama adalah ke Pantai Indrayanti yang sedang ngehits itu, penasaran juga kayak apa sih Pantai yang sering disebut-sebut indah ini.

Perjalanan memakan waktu kurang lebih 1,5 jam...mungkin karena masih pagi jadi jalanan relatif lancar. Oya biaya masuk ke area pantai-pantai ini adalah Rp 9.500/orang sedangkan biaya parkir mobil adalah Rp 5.000/pantai/mobil. Begitu sampai di Pantai Indrayanti ternyata pantai udah penuh dengan pengunjung. Pantai Indrayanti ini berpasir putih dengan ombak yang lumayan besar dan diapit dengan bukit karang disisi kanan dan kirinya. Sayang sekali pantai ini mulai terlihat kotor, aku lihat banyak sampah berserakan di pasir putihnya. Ternyata sebagian pengunjung pantai tidak bisa menjaga kebersihan pantai...aku melihat ada yang membuang bungkus ice cream sembarangan....miris....kapan ya bangsa ini bisa disiplin untuk membuang sampah di tempat sampah, bukan menganggap semua tanah yang dilewati adalah tempat sampah :(


Setelah puas menikmati Pantai Indrayanti kami melanjutkan perjalanan ke Pantai Sundak. Di Pantai Sundak pengunjungnya tidak seramai di Indrayanti. Karakter pasir pantainya masih sama, karakter ombaknya juga sama dengan Pantai Indrayanti. Kami tidak begitu lama di Pantai Sundak, setelah berfoto-foto kami melanjutkan perjalanan lagi. Gak berapa lama ada jalan masuk ke salah satu pantai lagi...ternyata oh ternyata ini masih Pantai Sundak, garis pantainya memang lumayan panjang. Karena sebelumnya kami udah menyusuri Pantai Sundak akhirnya kami memutuskan untuk menaiki bukit batu karang yang ada di tepi Pantai Sundak. Pemandangan dari bukit batu karang ini sungguh luar biasa indah. Angin menerpa wajah kami dengan keras. Di puncak bukit ini ada bangunan yang bisa dipakai untuk berteduh.


 Saat tengah menikmati pemandangan dari bukit batu karang ini kami dikejutkan dengan pemandangan yang luar biasa indah dari pantai yang berada di balik bukit batu karang ini. Pasir pantai itu sungguh sangat bersih dan garis pantainya pun juga menawan. Kami memutuskan untuk menuruni bukit batu karang ke arah pantai tersebut. Pantai indah itu ternyata bernama Pantai Ngandong. Pasirnya sungguh lembut dan sangat bersih, ombaknya tenang mungkin karena ombak sudah dipecah oleh bukit batu karang disisi-sisi pantai dan karang besar yang berdiri kokoh di laut.


Menurutku Pantai Ngandong ini gak kalah indahnya dengan pantai-pantai berpasir putih di Bali...sungguh sangat indah. Pengunjungnya juga sedikit apabila dibandingkan pantai-pantai yang aku kunjungi sebelumnya, mungkin karena lokasinya yang terlindung jadibelum banyak orang yang tahu dengan keberadaan Pantai Ngandong ini. Kami sangat betah berada di Pantai Ngandong ini dan memutuskan untuk menikmati pantai lebih lama lagi, kami menikmati kelapa muda di warung pinggir pantai dengan duduk di bangku kayu yang tertutup atap sirap....huaaaahhhhh nikmatnyaaaaaa.....


Setelah puas menikmati Pantai Ngandong ini kami kembali ke parkiran untuk meneruskan perjalanan. Tujuan kali ini adalah ke Pantai Krakal,  kami tidak begitu lama berada di pantai ini karena hari juga semakin panas dan perut mulai protes minta diisi. Perjalanan selanjutnya adalah ke Pantai Kukup. Kami Sholat Dhuhur dan makan siang di Kukup. Selesai makan siang barulah kami berjalan ke arah pantai. Karakter Pantai Kukup ini adalah berbatu-batu, jadi pantainya berupa hamparan batu dengan cekungan-cekungan yang berisi air. Terkadang kita bisa melihat ikan-ikan kecil yang berenang di cekungan berisi air itu, aku juga sempat melihat gurita kecil yang menyusup kedalam cekungan....nah diantara cekungan-cekungan batu itu banyak terdapat bulu babi, hati-hati lho jangan sampai tertusuk bulu babi. Aku udah dua kali merasakan "belaian" bulu babi yaitu saat di Karimunjawa dan di Belitung....rasanya sedaaaaappppp....nyeri-nyeri gimana gitu :D

Bulu Babi

Puas berfoto-foto di Pantai Kukup kami beranjak ke arah parkiran. Sebelum pulang kami membeli beberapa produk laut yang sudah dimasak, banyak kios-kios yang menjual makanan hasil laut ini...rata-rata sih digoreng tepung ada udang goreng tepung, rumput laut goreng tepung, aneka ikan goreng tepung, cumi goreng tepung dll.
Tadinya pengen ke Pantai Baron (dulu udah pernah sih kesini)....tapi kami membatalkannya, kenapa? karena ngeluiat parkirannya yang udah penuh dengan bus-bus besar...berasa lewat depan terminal. Udah terbayang betapa penuhnya pantai dengan manusia. Jadi kami memutuskan ke arah pantai-pantai lain.


Nah sama drivernya diajak ke Pantai Ngrenehan yang jarangnya kurang lebih 12 km dari Pantai Baron ini. Sepanjang jalan ke arah Pantai Ngrenehan banyak sawah terasering dan pembatasnya itu dibuat dari tumpukan batu karang...bagus juga lho, tampak rapi dan keren :)
30 menit kemudian kami sampai di Pantai Ngrenehan, Pantai ini dipenuhi oleh batu-batu besar yang mengapit sisi kanan kirinya. Pantainya sempit dan ombaknya sangat tenang karena memang pantai ini berada di cekungan. Kami tidak begitu lama berada di Pantai Ngrenehan, trus sama drivernya diajak ke Pantai Nguyahan dan...eng duh lupa nama pantai satunya lagi. Tapi kami memutuskan untuk tidak turun dari mobil, mengingat hari sudah sangat siang dan kami harus segera kembali ke Yogyakarta karena adikku harus kembali ke Jatim sore hari naik kereta api.


Perjalanan dari pantai diliputi suasana hening karena udah pada ngantuk...jadi tidur satu per satu kecuali drivernya hehehe....
Akhirnya sampai juga di Yogyakarta...Alhamdulillah...