Juni 28, 2013

Pesta Kebun

Dulu awal-awal di Jakarta aku tinggal di rumah Budheku di Pondok Labu. Rumahnya mempunyai halaman depan, samping dan belakang yang lumayan luas dan teduh. Halaman belakang ditanami rumput, aneka macam bunga dan ada dua batang pohon rambutan yang tinggi dan rimbun. Budhe punya dua buah rumah di Pondok Labu, yang satu untuk tempat tinggal Budhe dan rumah yang lain disewakan, biasanya sih yang nyewa orang asing. Kalau rumah yang disewakan itu ada kolam renangnya di tengah halamannya yang luas...dan kebanyakan bule-bule itu suka dengan rumah yang punya halaman luas.

  
Dulu setiap hari Minggu selalu ada senam poco-poco di rumah Budhe yang diikuti oleh ibu-ibu kompleks. Kebanyakan sih ibu-ibunya udah sepuh ya, yah udah usia-usia pensiunlah. Abis poco-poco trus makan-makan (jadi abis bakar sedikit kalori, nimbun lebih banyak kalori lagi hihihi...).
Aku sih senang-senang aja kalau ada acara kayak gini karena pasti makanan berlimpah dan enak-enak lho...jadi enak hehehe. Trus kakak sepupuku yang cowok juga kadang ngadain pesta kebun di halaman belakang rumah, ngundang temen-temennya...kadang temen kantor kadang temen gaulnya dia. Kalau pas pesta kebun gitu di sepanjang jalan masuk selalu dipasang obor, karena acaranya malam hari jadinya terlihat romantis. Trus makanan disediakan di meja yang ditaruh di halaman belakang dengan penataan yang bagus, biasanya pakai jasa catering. Aku sih gak ikut pestanya cuman ikut icip-icip makanan aja :D


Pernah juga aku menghadiri acara resepsi pernikahan temenku yang diadakan di tepi kolam renang hotel. Acaranya malam hari juga. Kalau pesta kebun malam hari itu suasananya selalu terlihat romantis. Hanya saja ada kelemahannya juga kalau pesta kebun, kalau tiba-tiba turun hujan wah bakalan repot semua apalagi kalau ada angin kencang, dan terkadang ada saja serangga yang muncul.


Aku suka sih dengan pesta kebun, apalagi kalau yang konsepnya sederhana tapi romantis. Kalau ngeliat acara pernikahan bule-bule di televisi yang kebanyakan berkonsep garden party kok kayaknya menyenangkan...bunga dimana-mana, disediakan meja dan tempat duduk untuk makan, tamunya gak perlu banyak-banyak cukup mengundang keluarga dekat, tetangga dekat, dan sahabat dekat...kesannya tuh simple, elegan dan romantis. 




Tapi kayaknya konsep kayak gitu agak susah diterapkan di kebanyakan wilayah di Indonesia. Kalau di Indonesia ini kalau orang menikah itu harus mengawinkan dua keluarga besar, para tetangga, teman dekat, teman setengah dekat, teman jauh...teman-temannya orang tua, teman-temannya saudara dan banyak lagi. Kalau misalkan hanya mengundang sedikit orang...siap-siap aja jadi bahan omongan...hmmm...

Kan asyik tuh kalau misalkan hanya mengundang sedikit orang, lebih mudah menata dan mempersiapkan segala sesuatunya. Mengundang banyak orang tuh berpengaruh besar ke budget...harus nambah budget untuk mencetak undangan, budget untuk souvenir, budget untuk seragam panitia, budget untuk sewa tenda yang besar, budget untuk sewa kursi...dan terutama budget untuk makanan. Budget paling besar di setiap pesta pernikahan adalah budget untuk makanan. Makananpun harus dipersiapkan sebaik mungkin karena kalau tidak ada aja yang bakalan ngomongin. Tapi ya itulah istimewanya tinggal di Indonesia...tapi menurutku tetap jangan memaksakan diri, kalau misalnya hanya mampu mengundang seratus orang jangan memaksakan diri mengundang 500 orang. Tetap harus disesuaikan dengan kemampuan keuangannya, jangan sampai abis pesta pernikahan malah pusing mikirin harus bayar hutang.

Hal-hal yang harus dipertimbangkan apabila ingin mengadakan pesta kebun:
  1. Kondisi cuaca, jangan memaksakan membuat pesta kebun pada saat puncaknya musim hujan. Lebih baik pesta kebun diadakan pada saat musim kemarau (tapi sekarang ini musimnya juga susah diprediksi).
  2. Persiapkan tenda di beberapa bagian, walaupun cuaca cerah tetapi tenda tetap dibutuhkan. Gak enak juga kan pesta sambil bentar-bentar ngelap keringat karena kepanasan, atau sibuk nyari obat pusing karena gak tahan dengan sinar matahari. Kecuali kalau acaranya diadakan di malam hari boleh juga sih semua serba terbuka dengan resiko hujan tiba-tiba turun :D
  3. Persiapkan antisipasi untuk menghalau serangga terutama di bagian meja prasmanan ataudi setiap meja kalau konsepnya round table.
  4. Kenakan busana yang nyaman dipakai untuk pesta kebun.
Hiasan yang bisa dipakai untuk pesta kebun antara lain:
  1. Lampion, bisa lampion serba putih atau lampion aneka warna disesuaikan aja dengan selera.
  2. Lilin yang ditempatkan di berbagai sudut, bisa ditaruh di dalam lentera atau ditaruh di setiap meja makan.
  3. Bunga-bunga segar dan dedaunan yang dirangkai dan lain sebagainya yang bisa dipakai sebagai pelengkap pesta kebun.

Kalau kebetulan memiliki halaman rumah yang cukup luas bisa kok dipakai sebagai pesta kebun, jadi gak usah keluar biaya untuk sewa gedung. Kalau ditata dan dihias dengan tepat akan terlihat indah kok :)

Sumber Foto: dari berbagai sumber (hasil googling)

5 komentar:

  1. kereeeen banged weddingnya....

    BalasHapus
  2. Mbak msh disewain gk rumahnya?bs bwt wedding?

    BalasHapus
  3. Mbak... Apakah rumah nya masih disewakan? Kemana saya bs menghubungi. Mohon bantuannya. Thanks

    BalasHapus
  4. Maaf rumah Budhe saya disewakan sebagai tempat tinggal jadi biasanya sewa tahunan dan kebetulan saat ini sudah ada penyewanya.

    BalasHapus