Juni 14, 2013

Tradisi Barbar...

Pagi-pagi buka FB terhenyak melihat foto dan tulisan yang ada di salah satu fan page yang aku ikuti. Foto ikan paus sedang ditombak :( dan ternyata itu adalah salah satu tradisi di salah satu daerah yang ada di Indonesia bagian timur. Maaf...dengan alasan apapun aku tidak suka dengan tradisi itu...biarpun katanya ada kearifan lokal masyarakat disana untuk tidak menombak paus yang sedang hamil, paus muda dan hanya paus sperma yang diburu...tapi aku tetap tidak suka dengan tradisi ini...menurutku sangat sadis!!! Biarpun tradisi ini sudah berlangsung berabad-abad lamanya...aku tetap tidak suka. Paus adalah hewan mamalia bebas yang tidak bisa ditangkarkan dan mereka berkembang biak secara alami dengan masa pertumbuhan yang lama dan jumlahnya semakin sedikit dari hari ke hari...kenapa mesti ada tradisi berburu paus????

Tidak hanya tradisi itu yang aku tidak suka...segala macam kegiatan yang menyiksa hewan aku tidak suka...adu ayam, adu domba, adu banteng, topeng monyet atau apapun lah itu...aku tetap tidak suka. Ada salah satu acara di televisi swasta yang menayangkan soal orang-orang yang hobi memancing...begitu mereka mendapatkan ikan trus ketawa-tawa...berpose dengan ikan itu ditangan dengan senyum jumawa dan kemudian ikan-ikan itu dilepas lagi ke laut. Haloooooo...ikan-ikan itu sudah terluka oleh mata kail...kalau memang bukan untuk dimakan kenapa mesti dipancing untuk kemudian dilepaskan dalam keadaan terluka? Itu menyiksa namanya :(

Banyak resto yang menyajikan hidangan sirip ikan hiu...yang katanya bisa menambah vitalitas padahal itu hanya omong kosong belaka. Yang aku tau dalam tubuh ikan hiu itu terkandung banyak merkuri sehingga tidak layak disantap oleh manusia. Bar-bar banget kalau berburu ikan hiu hanya untuk diambil siripnya yang bisa dijual dengan harga sangat mahal itu. Selama ini hiu digambarkan sebagai hewan laut pembunuh yang sangat ganas...hiu menjadi ganas ada sebabnya juga kali. Insting hewan untuk mempertahankan diri...kalau dia merasa terancam maka dia akan menyerang. Btw ada temanku yang udah ratusan kali berenang ama hiu di laut lepas dan dia sehat-sehat aja tuh...gak diapa-apain ama hiunya.

Trus sempat beberapa tahun yang lalu di kampungku heboh gara-gara banyak kucing peliharaan yang hilang, katanya ada orang yang sengaja menculik kucing-kucing itu untuk diambil limpanya buat obat asma dan dagingnya diokonsumsi oleh dia...hadeuuuuhhhhh bar-bar juga ini orang.

Tradisi apapun itu kalau yang menyiksa makhluk lain itu benar-benar membuat aku sedih. Pikir-pikir manusia itu adalah makhluk Tuhan yang paling buas ya...makhluk lain bisa dibinasakan oleh manusia dengan seenaknya karena alasan tradisi, alasan untuk obat yang ternyata tidak terbukti, alasan hobi. Kenapa tidak sama-sama menjaga habitat yang ada di bumi ini biar keseimbangan alam tetap terjaga. Nanti kasusnya sama kayak waktu ulat bulu mewabah dibilangnya kutukan Tuhan padahal hal itu terjadi karena predatornya ulat bulu udah semakin habis diburu manusia. Penyesalan itu akan selalu datang terlambat sobat...percayalah. Lebih baik kita menjaga keseimbangan alam ini sebelum menyesal di kemudian hari. Jagalah alam ini untuk anak cucu kita nanti...

0 comments:

Poskan Komentar