Juni 05, 2013

Nge-trip ke Pulau Harapan

Weekend kemarin aku pergi ke Pulau Harapan di Kepulauan Seribu, aku pergi bersama adikku dan 3 orang teman kantorku. Padahal sebelumnya yang mau ikut ada 11 orang, eh lama kelamaan menyusut tinggal 5 orang. Ya udah rencana jalan terus dong. Kami menggunakan jasa tour dari hematwisata.

Day 1, 1 Juni 2013

Sehabis Sholat Subuh aku dan adikku berangkat ke Pelabuhan Muara Angke dari Benhil. Tadinya sih pengen naik TransJ ke arah Kota trus sambung taksi atau bajaj...yah ngirit ongkos ceritanya. Tapi ternyata jam segitu TransJ juga belum ada, akhirnya kami memutuskan naik taksi langsung ke Muara Angke. Janjian ama yang lain untuk ketemuan di Muara Angke.

Pelabuhan Muara Angke
 Hanya butuh waktu 30 menit kami udah sampai di Muara Angke...jalanan menuju ke Pelabuhan jam 05.30 udah padat merayap. Dan berhubung salah satu temenku belum datang jadinya harus menunggu, dan akhirnya kami harus ganti kapal karena kapal yang pertama udah penuh. Kami duduk di bagian atas, kapalnya kapal kayu yang super besar dan ada 2 tingkat, nah aku dan teman-temanku duduk di tingkat 2. Nah saat sedang di tengah perjalanan tiba-tiba aja turun hujan derassss...dan yang lebih buruk lagi atap kapal diatas tempat duduk kami bocor...makin lama makin parah aja bocornya...hadeuhhhh... Snorkeling aja belum tapi baju udah basah semua. Aku dan teman-temanku pindah tempat duduk yang agak terhindar dari kebocoran atap itu, karena kapal udah sangat penuh jadi susah untuk bergeser jauh-jauh.

Udah kondisi atap kapal bocor, musiknya dangdut, dan ada orang tidak tahu diri yang terus-menerus merokok di dalam kapal yang penuh sesak dan semua jendela tertutup rapat karena hujan...bener-bener bikin kepala puyeng. Mendekati Pulau Pramuka hujan mulai mereda, kapal merapat sebentar untuk menurunkan penumpang, syukur deh si tukang ngerokok ituturun di Pramuka. Perjalanan lanjut lagi, setelah kurang lebih 30 menit sampailah kami di Pulau Harapan. Perjalanan Muara Angke ke Pulau Harapan memakan waktu kurang lebih 3 jam 15 menit.

Di dermaga Pulau Harapan kami sudah dijemput oleh Pak Monang dan Alung (guide selama hopping Island). Kami diantar ke home stay, home stay-nya sangat bersih dan ber-AC, ada TV, 2 kamar mandi. Jadi pembagian tempat tidurnya aku dan adikku di dalam kamar sementara yang cowok-cowok di ruang depan. Makan siang juga sudah disiapkan...btw makanannya lebih enak dibanding di Pulau Tidung dulu hehehe...

Aku Sholat dulu trus makan siang, istirahat sebentar trus ganti baju dan bersiap untuk keliling ke pulau-pulau dan snorkeling. Aku dan adikku bawa alat snorkeling sendiri, sedangkan 3 orang teman kantorku pakai alat snorkeling yang sudah disediakan Pak Monang (udah include paket tour). Kami keliling pulau dengan menggunakan perahu kayu bermesin. Enak juga ya jalan hanya berlima, lebih tenang. Menurutku sih memang lebih enak jalan dengan orang-orang yang udah kita kenal sebelumnya dan kebetulan teman-temanku orangnya gak reseh sih...jadi santaiiiii....

Pulau Putri
Kami melewati Pulau Putri, di Pulau Putri ini ada aquarium bawah laut. Tadinya kami ingin ke aquarium tersebut tapi sayang sekali saat itu sedang direnovasi...jadi batal deh kesana.
Tujuan pertama adalah ke perairan di Pulau Perak, disana lautnya berpasir halus dan sedikit terumbu karang. Kenapa berhenti disitu??? Karena 2 orang temanku belum pernah snorkeling sama sekali, jadi mereka harus dilatih dulu biar bisa :)
Aku juga ikutan nyemplung, dan aku pikir gak perlu pakai fins karena toh tidak ada batu karang. Tapi ternyata arusnya saat itu cukup kuat, jadi capek juga kalau gak pakai fins. Adikku yang ikut-ikutan gak pakai fins sempat terbawa arus trus aku jemput dan narik dia ke arah kapal. Disini ada juga bulu babi, ukurannya gede-gede lho, jadi aku kasih tau teman-temanku untuk sangat berhati-hati karena kalau tertusuk lumayan sakit juga.

Bulu Babi @Pulau Perak
 Perjalanan lanjut lagi...nah saat di perjalanan ini aku melihat gusung pasir dan aku minta kapal mampir kesitu. Gusung pasir adalah spot yang sempurna untuk foto-foto ;)
Pemandangan dari gusung pasir ini sangat indah...arusnya tenang dan yang penting saat itu pengunjungnya hanya sedikit. Jadi bebas deh mau berpose macam-macam hehehe. Dan aku bersyukur juga guide-nya Alung karena dengan arahan sedikit aja dia bisa membantu memotret kami dan hasilnya lumayan bagus. 

@Gusung Pasir
 Setelah puas foto-foto di gusung pasir perjalanan lanjut lagi, menuju Pulau Bintang. Kenapa disebut Pulau Bintang? Aku tau jawabannya setelah nyebur untuk snorkeling. Disini banyak sekali bintang laut berwarna biru. Banyak juga ikan-ikan berwarna warni...hanya saja terumbu karangnya sudah banyak yang rusak dan gundul. Arus disini lumayan kuat jadi sebaiknya kalau snorkeling harus pakai fins, kalau nggak gampang terbawa arus dan bikin capek.

Bintang Laut di Pulau Bintang
Ikan-Ikan di Pulau Bintang

Terumbu Karang @Pulau Bintang
Setelah puas snorkeling di Pulau Bintang perjalanan lanjut lagi ke Pulau Dolphin. Di Pulau Dolphin hanya berenang-renang aja dan ngambang-ngambang hehehe... Santai-santai sambil menunggu sunset. Tapi setelah sekian lama ditunggu sunsetnya tertutup awan...penonton kecewa deh. Akhirnya kami hanya berfoto-foto aja disana. Abis itu balik ke Pulau Harapan. Oya di sekitar Pulau Dolphin ini biasanya banyak lumba-lumba alias dolphin tapi hari itu entah kenapa dolphinnya gak ada yang nongol satupun. Lagi plesiran juga kali ya dolphinnya hehehe...


Di atas kapal kami tetap foto-foto dong, dengan memanfaatkan sunset yang tertutup awan tapi tetap indah. Tapi badan semakin menggigil karena baju basah dan terkena angin laut...dingiiiinnnn....
Akhirnya sampai juga kami di Pulau Harapan. Langsung mandi trus Sholat. Rebahan bentar...enaknyaaa rebahan setelah melaut seharian. Trus kami dipersilahkan makan malam. Di depan home stay pas di tepi laut udah disediain BBQ seafood...ada berbagai macam, ada tuna bakar pedas, ada cumi-cumi, ada ikan baronang, ikan ayam-ayam...trus ada cumi goreng tepung, soto ayam dan kerupuk. Wah banyak banget sampai bingung makannya. Soto ayamnya enak banget tapi berhubung banyak banget jadi ya gak habis, tunanya juga enak, cumi goreng tepung langsung ludes, ikan baronang juga ludes. Yang masih ada ikan ayam-ayam dan cumi bakar (yang super alot hehehehe...). Sambel kecap mempercepat ludesnya hidangan :D

Abis makan aku masuk lagi ke home stay, mau nonton TV wah mata udah berat aja rasanya. Jadi setelah Sholat Isya' langsung rebahan lagi. Ngeliatin foto-foto dan haha hihi ama adikku ngeliat pose-pose yang aneh dan lucu :D. Gak terasa udah di alam mimpi...zzzzzzzzzz......

Day 2, 2 Juni 2013
Aku terbangun pukul 03.30 dan udah gak bisa memejamkan mata lagi. Abis itu trus mandi dan Sholat Subuh. Trus siap-siap mau ngeliat sunrise di dermaga. Keluar pukul 05.30...hari masih agak temaram. Jalan ke arah Timur dan duduk-duduk di atas deretan beton yang sengaja disusun sebagai penghalang gelombang langsung ke pulau.

Gak berapa lama matahari mulai muncul...indahnya walaupun terlihat jauh lebih kecil dibanding waktu aku menikmati sunrise di Derawan. Tapi tetap terlihat indah. Sungguh sangat menyenangkan menikmati munculnya matahari pagi dan melihat air yang beriak tenang...pemandangannya sangat indah. 

Sunrise di Pulau Harapan
Begitu matahari semakin meninggi aku dan teman-temanku beranjak ke tempat lain masih di sekitar dermaga. Hmm...kenapa masih ada aja yang suka buang sampah sembarangan ya??? Sayang sekali alam yang indah jadi kotor karena ada orang yang suka buang sampah sembarangan.

Fajar di Harapan
 Setelah puas menikmati dermaga kami pulang ke home stay untuk menikmati sarapan. Kali ini menunya nasi goreng pedas dengan lauk telor dadar dan cumi  masak pedas plus teh anget. Selesai sarapan langsung kami menuju dermaga lagi karena hari ini jadwalnya ke penangkaran penyu di Pulau Kelapa Dua. Untuk menuju kesana dibutuhkan waktu kurang lebih 10 menit dengan naik perahu. Penduduk di Pulau Kelapa Dua ini merupakan perantau dari Bone Sulawesi. Jadi rumah-rumah yang ada disana kebanyakan rumah panggung.


Penangkaran penyu ada di Kantor Dinas Kehutanan yang ada di ujung Pulau Kelapa Dua. Ada tukik (anak penyu yang baru menetas), ada penyu usia 2 bulan, ada juga yang udah berusia 2 tahun. Makanan untuk penyu-penyu ini adalah ikan-ikan kecil. Penyu sangat rentan stress jadi tidak boleh ada suara yang terlalu berisik atau cahaya yang menyilaukan. Lagi asyik-asyiknya liat-liat penyu eh tiba-tiba datang serombongan pengunjung dan sangat berisikkkk. Waduh apa penyu-penyunya gak langsung stress ya, aku aja stress ngedenger suaranya. Langsung kami keluar dari penangkaran penyu dan menuju konservasi mangrove. Mangrove-nya masih kecil-kecil. Abis itu kami langsung balik ke dermaga lagi, naik kapal dan balik ke Pulau Harapan.


Penyu Sisik
 Setelah itu kami jalan-jalan mengelilingi Pulau Harapan. Trus menuju arah Kantor Kecamatan yang berada di ujung pulau. Foto-foto di perbatasan antara Pulau Harapan dan Pulau Kelapa. Menikmati pemandangan di sekitar dermaga yang indah. Banyak ikan-ikan kecil yang berenang-renang di bawah dermaga....banyak banget ikannya. Trus ngeliat pemandangan ke laut lepas. Ada beberapa pulau kecil di dekat Pulau Harapan. Salah satunya adalah milik salah satu owner televisi swasta. Hmmm banyak banget ya duitnya sampai bisa punya pulau pribadi.

Konservasi Mangrove @Pulau Harapan
 Puas keliling-keliling dan foto-foto kami balik lagi ke home stay. Aku sih mandi lagi karena gerah banget. Trus packing karena hari ini jadwalnya pulang ke Jakarta lagi...eh Kepulauan Seribu juga termasuk Jakarta lho ya hehehe. Balik ke Muara Angke maksudnya :D
Masih pukul 11.30 kami udah disuruh naik ke atas kapal...dan nunggu sampai penuhnya lama bangetttt. Kapal baru berangkat ke Muara Angke pukul 13.00. Untung saat itu cuaca cerah jadi gak takut atap kapal bocor lagi. Perjalanan memakan waktu 3,5 jam...terasa lama bangettttt. Sampai di Angke aku segera mencari Mushola...ada sih di Pom Bensin....tapi gak ada air buat wudhu....hadeuh...
Akhirnya aku memutuskan untuk sholat di Halte Busway Kota. Setelah itu lanjut ke Benhil. Mandi, bersih-bersih....tadinya sih mau nonton ke Plaza Semanggi tapi ternyata udah tepar jadi ya tidur aja dan ternyata gak bisa tidur sampai dini hari...

Jadi kalau mau menikmati liburan ke laut dan menikmati pantai yang indah gak usah jauh-jauh dari Jakarta, tinggal nyebrang aja ke Pulau Seribu. Ada banyak sekali pulau yang bisa dikunjungi. Tapi ingat... JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN!!!

0 comments:

Poskan Komentar