Oktober 13, 2008

Citilink

Tanggal 27 September 2008

Hari itu sebenarnya adalah hari yang sangat aku nanti2kan karena aku mudik ke Jatim. Aku dah pesan tiket pesawat Citilink sejak pertengahan Agustus dengan alasan karena males antri tiket kereta api dan akhirnya malah beli tiket KA di calo seperti tahun-tahun sebelumnya. Aku beli tiket Citilink tujuan Jakarta - Surabaya dengan harapan lebih cepat sampai rumah.

Aku berangkat jam 09.00 WIB dari kost di Jakarta dan sampai Bandara jam 10.30 WIB, pesawat rencananya take off jam 12.50 WIB. Dan aku langsung Chenck In di counter Citilink.....dan apa yang aku hadapi....begitu selesai bagasi ditimbang (oya kalau naik Citilink bagasi bayar Rp 5.000/kg)....salah seorang supervisor Citilink datang dan bilang ke petugas Check In kalau pesawat yang akan digunakan sedang mengalami kerusakan di Kupang dan penerbangan siang itu dicancel dan uang akan di-refund ke penumpang. Aku yang mendengar langsung hal itu langsung terperangah dan emosi dong....bayangin aja saat itu kan peak season karena dah mendekati Lebaran, dan cari tiket transportasi ke arah Jatim begitu sulit......mereka enak aja bilang pesawat cancel dan uang tiket akan direfund. Aku langsung teriak....gak bisa gitu dong Pak....saat ini udah susah cari tiket. Kalau memang pesawat mengalami kerusakan pihak Citilink harus bertanggung jawab dengan mencarikan pesawat lain!! Penumpang lain pun mulai emosi semua...malah ada yang bilang boleh aja uang tiket direfund tapi 50X uang tiket yang sudah dibayarkan ke Citilink...

Kami para penumpang tetap berkeras harus berangkat hari ini juga ke Surabaya, soal naik apa harus pihak Citilink yang mencarikan. Dan sepertinya manager on duty Citilink yang saat itu ada di Bandara Cengkareng kurang menguasai teknik berkomunikasi dengan customer apalagi dalam situasi 'panas' seperti saat itu. Jadi benar2 menguji kesabaran di bulan puasa.....dan sepertinya hari itu aku gak dapet pahala puasa deh karena dah marah2...

Akhirnya sebagian penumpang memutuskan untuk refund karena mereka dah punya rencana lain di tempat tujuan, sedangkan sebagian besar memutuskan tetap bertahan di Bandara dan menunggu Citilink memberangkatkan kami ke Surabaya. Kami dijanjikan akan diiikutkan penerbangan malam jam 20.50 WIB. Sementara menunggu kami para penumpang juga tidak disediakan tempat yang layak....hampir semua penumpang menunggu di depan counter check in...ada yang duduk2, ada yang tiduran di troly...bener2 kayak TKI yang terlantar!!!
Dan setelah berjam-jam kami menunggu ternyata pesawat delayed lagi!!! hhhuuuuuhhhhhh rasanya darah langsung naik ke kepala deh....belum lagi ada security yang goblok...bener2 gak ngerti siituasi. Tampangnya sih kayak debt collector gitu...disuruh buka 2 pintu keberangkatan malah dia gak buka sama sekali, padahal ruangan dah full, kasihan yang bawa bayi, balita dan orang2 lanjut usia...kami yang masih muda aja kelelahan apalagi mereka. Saat itu sebagian penumpang benar2 udah naik pitam. Sampai akhirnya kami pasrah menunggu lagi...dan pesawat baru take off ke Surabaya jam 22.40 WIB...dan nyampai Surabaya jam 23.50 WIB...

Aku gak mungkin langsung ke Blitar malam itu juga...akhirnya aku dijemput temenku yang kebetulan rumahnya dekat dengan Bandara Juanda, dan aku nginep di rumah temenku itu. Baru pulang ke Blitar setelah sholat subuh....sungguh perjalanan yang sangat melelahkan.
Sepertinya aku harus berpikir puluhan kali untuk naik Citilink lagi....tapi masalahnya kembali ke Jakarta pun aku dah pesan Citilink. hhmmmmmmmmmmmm...........

0 comments:

Poskan Komentar