Maret 11, 2013

Persiapan Pernikahan Kiki

Sepupuku yang di Jogja beberapa bulan lagi mau menikah...dah dia minta pendapatku soal ini dan itu. Yah dimintain pendapat jadi ya aku kasih beberapa masukan...soal cocok ama selera dia atau nggak kan pilihan akhir tergantung ke calon pengantin...iya to? :D

Kata Kiki, untuk pernikahannya nanti dia mau memakai prosesi pengajian, siraman, midodareni dan resepsi. Kiki lagi bingung mau pakai baju adat yang bagaimana...yang jelas sih mau memakai adat Jogja. Karena kalau pakai paes Solo kata Kiki ntar pipinya tambah keliatan chubby hehehehe....

Nah prosesi yang pertama dijalani adalah pengajian menjelang pernikahan. Tentunya dengan mengundang Ustadz/Ustadzah, tetangga sekitar rumah dan saudara untuk berkumpul memberikan do'a kepada calon mempelai. Acaranya sih biasanya diadakan di rumah saja.

Sumber foto: Kompas
Acara selanjutnya adalah siraman. Siraman juga tentunya diadakan di rumah. Dalam acara siraman ini tentunya diperlukan dekorasi, kalau aku sih suka banget dekorasi dari Suryo Decor...asli keren...mantap...pokoknya bagus banget deh. Yah walaupun tidak pakai jasa Suryo Decor bisalah dekorasinya dibuat yang mirip-mirip gitu hehehe....tapi harus siap-siap budget yang cukup  lumayan karena memerlukan banyak bunga segar. Atau pakai pakai dekorasi yang lebih simple, bunga yang dipakai bisa perpaduan warna putih dan hijau aja...atau putih, pink, hijau...kelihatan segaaarrrr. Entah kenapa aku tidak suka bunga warna kuning, apalagi kalau untuk dekorasi pernikahan.

Suryo Decor
Olivia Wedding Decoration
 Malam harinya ada acara midodareni....dan mungkin sekalian aja dengan acara seserahan. Pihak calon mempelai pria datang dengan membawa beberapa hantaran untuk calon mempelai wanita. Sementara calon mempelai wanita harus berada di dalam kamar, tidak boleh ketemu dengan calon mempelai pria.

Midodareni
Seserahan
 Keesokan harinya diadakan acara akad nikah. Untuk acara akad nikah ini bisa diadakan di rumah, di Masjid atau di gedung tempat resepsi pernikahan akan dilaksanakan. Karena rencana resepsi pernikahan akan diadakan malam hari jadi kayaknya akad nikah akan dilangsungkan pagi harinya di rumah atau di Masjid. Kalau acaranya di rumah/gedung tempat duduknya bisa berupa kursi...tapi kalau di masjid biasanya menggunakan bantal sebagai alas duduk. Sebenarnya lebih nyaman kursi sih karena kan kaki terhindar dari kesemutan, kalau duduk di bantal kan kaki tertekuk dan tertindih badan dalam jangka waktu agak lama....jadi terkadang kesemutan saat berdiri.

Sumber foto: winindaapriyanti.blogspot.com
 Trus untuk resepsinya Kiki punya 2 pilihan antara di Gedung AURI (tempat Lala dulu melangsungkan resepsi pernikahannya) atau di Balai Shinta. Kalau di Gedung AURI itu kelebihannya tempat parkir luas, kalau di Balai Shinta itu walaupun tempatnya lebih sempit tapi interior gedungnya udah bagus. Kayaknya sih Kiki cenderung memilih di Balai Shinta (semoga Papa-mu setuju ya Ki). Kalau untuk dekorasinya sih menurutku bagusan pakai gebyog, biar matching ama bajunya.



Sedangkan baju yang dipakai untuk akad nikah dan resepsi...Kiki juga lagi galau...bingung mau pakai yang model gimana. Perasaan galau mulu nih anak. Kalau menurutku sih untuk akad nikah memakai Paes Ageng Jangan Menir....jadi memakai paes ageng tapi kebayanya kebaya biasa, sedangkan untuk resepsi memakai Paes Ageng Kanigaran. Menurutku kalau pakai yang Kanigaran itu kelihatan anggun. Seperti yang ada di foto-foto ini (emmm...ini sih Mbak-nya emang cantik sekali....bukan berarti kamu gak cantik lho Ki...jangan manyun dulu hehehehe...)
Paes Ageng Jangan Menir
Paes Ageng Kanigaran
 Jadi...pilihan di tanganmu sepupuku sayang. Yang penting sesuaikan ama minat dan budget. Oya untuk nuansa pestanya kayaknya kamu ngebet maroon dan gold (udah banyak yang pakai)....trus tertarik biru dan gold...terserah deh mau pakai yang mana yang penting kamu suka :)

Kalau untuk catering sih lebih baik tetap pakai jasa Ibu Supardi...masakannya enak-enak dan melimpah. Makanan yang masih tersisa pun diserahkan semua kepada yang punya hajat. Kalau jasa paes kata kamu mau pakai Ibu Dior sama kayak Lala dulu. Kalau emang udah cocok ya langsung aja ketemu vendor-vendor itu. Kalau mau hunting kain kebaya...hunting di Jakarta aja...ke Mayestik atau ke Tanah Abang....aku siap mengantar (emang dasar demen belanja kebaya sih hehehehe...).
Ok Kiki siap-siap buat lamaran tanggal 30 Maret besok ya...maaf sekali aku gak bisa datang...kamu ngasih taunya dadakan sih...tiket udah amblas jaya gak berbekas...kalaupun ada tinggal tiket pesawat yang mahal-mahal. Kalau dibeliin tiket sih gak nolak...tapi kayaknya gak mungkin dibeliin :D
Semoga acara lamarannya sukses my sista!!!

0 comments:

Poskan Komentar