Desember 15, 2011

Kenapa sih singa jantan disebut raja hutan?

Sebenarnya udah sejak dahulu kala aku bertanya-tanya..kenapa sih singa jantan itu disebut si raja hutan? trus siapa ya yang ngasih julukan itu ke dia (singa jantan maksudnya).
Kan logikanya kalau raja itu punya kekuasaan yang besar, jago bertarung dan bisa mempertahankan daerah kekuasaannya dari serangan musuh.

Soalnya pernah nonton film dokumenter tentang kehidupan singa....sambil nonton sambil mikir...apa yang membuat singa jantan itu disebut si raja hutan.
Singa jantan selalu kelihatan duduk tenang....di padang rumput (dalam film dokumenter) ataupun dalam kandang beratap (liat di kebun binatang Ragunan). duduk tenang sambil sesekali menguap. Sementara yang menjaga anak-anaknya singa betina, yang berburu singa betina, yang bertarung melawan musuh singa betina. Lha terus apa fungsinya si singa jantan selain jadi pejantan buat si betinanya?

Pikir2 enak banget ya jadi singa jantan...modal surai doang udah punya beberapa "istri", dicariin makan ama betinanya, dijagain betinanya, gak direpotin ama anak-anaknya. Trus dapet julukan yang keren SANG RAJA HUTAN.

Mungkin model2 kayak singa jantan ini juga ada dalam kehidupan manusia. Kerjaannya makan, tidur, main perintah ama istri dan anaknya di rumah.....trus yang kerja keras istrinya. Istrinya harus bertarung memperjuangkan hidup keluarganya, sementara suaminya ongkang-ongkang kaki di rumah. Tapi kalau singa jantan mungkin masih jauh lebih berguna dibandingkan laki-laki yang tidak mau bekerja keras dan cuma mengantungkan nasib keluarganya di pundak istrinya.

Halah kok jadi ngelantur dari ngomongin singa ke ngomongin laki-laki yang gak mau kerja hehehe...
Tapi emang paling sebel ngeliat laki-laki yang gak mau kerja keras...apalagi yang model2 jadi mandor doang...anak istrinya yang harus kerja keras buat dia. Laki-laki adalah kepala keluarga jadi dialah yang harus bekerja keras untuk anak istrinya, istri boleh membantu mencukupi kebutuhan keluarga dengan bekerja asalkan suaminya mengijinkan dan istrinya ikhlas. Tapi tugas utama mencari nafkah tetap di pundak laki-laki (kecuali karena sesuatu hal si laki2 tidak bisa bekerja lagi karena sakit berat misalnya). Kata Ustadz,"uang suami adalah uang istri, uang istri adalah kepunyaan istri pribadi dan suami tidak berhak terhadap uang istri. Karena suami mempunyai tanggung jawab sebagai kepala keluarga dan hal itu harus dia pertanggungjawabkan dunia akhirat.

Jadi kesimpulannya....enakan jadi singa jantan dong hahaha.....

0 comments:

Poskan Komentar