Desember 27, 2012

Pulang Kampung itu menyenangkan :)

Long weekend kemarin aku manfaatkan untuk pulang kampung...pulang kampung selalu menyenangkan buatku...walaupun harus berburu tiket yang tidak murah :D
Jum'at sore aku menuju Gambir dari kantorku bareng ama Ratih. Jum'at sore yang super duper macet karena menjelang long weekend dan Jakarta abis diguyur hujan lebat.

Taksi yang kami naiki jalan merayap...pelan-pelan...rasanya hanya maju semeter demi semeter. Jalanan mulai parah macetnya saat kami sampai di depan Monas. Ratih yang keretanya jam 16.45 wajahnya udah mulai pucat karena jalanan benar-benar nyaris tidak bergerak. Akhirnya begitu jam menunjukkan pukul 16.30 dan kami masih stag di depan Monas, aku suruh Ratih turun untuk naik ojek...kalau nggak bisa-bisa dia bakalan ketinggalan kereta. Ratih turun dengan membawa kopernya yang besaaaarrrr...kasihan euy...mana masih ujan. Dan beberapa saat kemudian dia BBM mengabarkan kalau tadi ditolongin sama Mas-Mas yang bawa motor Mio (padahal si Mas itu mau menuju Sudirman tapi dengan sukarela mau nganterin Ratih ke Gambir dan tidak mau dibayar). Makasih ya Mas siapapun nama Anda, ternyata masih ada orang baik di Jakarta ini :)
Dan terima kasih juga untuk Pak Satpam Stasiun Gambir yang sukarela menggotong koper Ratih sambil berlari-lari menuju lt. 3...terima kasih karena udah nolongin temen saya :)

Nah..gantian aku yang deg-degan takut ketinggalan kereta. Jadwal keretaku jam 17.30 dan jalanan masih aja nyaris tidak bergerak. Aku udah mau keluar taksi naik ojek...ternyata jalanan mulai bergerak dan akhirnya aku tetap naik taksi itu sampai Gambir...Alhamdulillah tidak ketinggalan kereta.... Jakarta oh Jakarta....sepertinya long weekend kali ini kamu membuat banyak orang ketinggalan kereta dan pesawat untuk mudik (2 orang sepupuku harus menerima nasib tiket pesawatnya seharga 1,1 jt/orang/sekali jalan hangus gara-gara terlambat sampai ke Bandara).

Udah di dalam kereta...mencoba menikmati perjalanan...baca buku yang sengaja aku bawa...haha hihi di telepon...sholat... trus pesan rawon di kereta (karena gak sempat beli Hokben di St. Gambir). Rawon yang rasanya sungguh aneh...seperti air putih dikasih pewarna coklat dan tidak ada rasanya hiks...kok gini banget sih makanan di kereta...apa susahnya bikin makanan yang enak biar banyak yang beli karena emang suka bukan karena terpaksa :(


Menghabiskan malam di kereta, menggigil kedinginan menjelang pagi...dan sampailah aku di kotaku...kota kelahiranku...
Setelah 14 jam duduk di kereta akhirnya sampai juga...fiuuuhhhh legaaaaa.....

Stasiun Kereta
 Jarak stasiun dengan rumahku hanya 1,5 km...aku memutuskan untuk naik becak...udah lama gak naik becak hehehe. Menikmati jalanan di kotaku yang bersih dan gak ada macet. Gak berapa lama sampai di rumah...ketemu Ibuku tersayang :)


 Gak berapa lama tukang pijat datang....dan aku menikmati pijatannya yang begitu enak...rasanya udah sekian tahun aku gak pijat. Sakit semua badanku. Murah lho ongkos pijatnya...hanya Rp 35.000/sekali pijat selama 2,5 jam. Selanjutnya...tiduuurrrrrrrrrrrrrrrrr......
Sorenya ke rumah Bulikku mau ketemu keponakanku Kayla....tapi sekarang Kayla cengeng euy...gampang nangis...tapi tetap cantik dan lucu :)


 Hari Minggu adikku datang dan giliran dia yang pijat hahaha...udah gantian aja terus aku, Ibuku, adikku...tetangga-tetanggaku :D
Selama pulang ini sengaja aku gak berwisata kuliner...mau menikmati makanan rumah aja, kangen ama masakan Ibu. Aku juga sempat bikin Lasagna...dan aku bagi-bagi ke saudara-saudaraku...tetap dengan resep yang lama dan tetap enak hehehe...


Aku ikut Ibu belanja ke pasar...ada pasar tradisional besar di dekat rumahku. Aku senang belanja di pasar tradisional, buah dan sayurnya masih segar-segar. Dan pedagangnya juga ramah-ramah...full smile. Becak hilir mudik mengangkut barang dagangan, pedagang dan pembeli. Aku juga sempat beli nasi ampok (nasi jagung dengan lauk sayur urap daun pepaya dan daun singkong, sayur pepaya muda yang dimasak pedas, ikan asih kecil-kecil plus mendol alias singkong/tempe yang dihancurkan, dibumbui pedas trus dibentuk bulatan-bulatan kecil gepeng dan kemudian digoreng...hmmm yummyyyyy....

 
Trus jalan-jalan ke Kali di deket rumahku...Kali yang airnya jernih dan berbatu...beda banget ama kali-kali yang ada di Jakarta, menikmati mangga hasil kebunku, menikmati bebek goreng yang enak. Selebihnya di rumah aja karena kalau siang sampai sore biasanya hujan lebat. Hmm.... nikmatnya tinggal di kampung halaman.


Sampai akhirnya hari Selasa sore aku harus balik lagi ke Jakarta...kerja lagi...
Liburan bulan depan enaknya pulang kampung lagi atau ke tempat lain ya???

0 comments:

Poskan Komentar