Tampilkan postingan dengan label Tips - Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips - Tips. Tampilkan semua postingan

Juli 08, 2010

Tips memilih souvenir pernikahan

Memilih souvenir pernikahan merupakan salah satu bagian dari persiapan pernikahan, karena souvenir pernikahan merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan terima kasih kepada tamu undangan yang sudah bisa menghadiri acara istimewa kita.

Tips yang bisa diterapkan dalam menyiapkan souvenir pernikahan, antara lain:

  1. Pilihlah souvenir yang mempunyai kegunaan atau bisa dijadikan pajangan yang akan mempercantik ruangan sang tamu undangan.
  2. Acara pernikahan pasti melibatkan keluarga besar jadi akan banyak masukan, tapi dalam pernikahan sang calon pengantin tentunya mempunyai hak yang paling besar dalam menentukan jenis souvenir, jadi boleh saja mendengarkan masukan tapi jangan juga memaksakan memakai souvenir yang tidak kita sukai sama sekali.
  3. Pesan souvenir jauh-jauh hari supaya hasilnya juga maksimal dan tidak terburu-buru, dan yang penting carilah vendor yang bisa dipercaya kredibilitasnya.
  4. Beli souvenir sesuai dengan kemampuan, jangan memaksakan membeli souvenir yang mahal padahal biayanya lebih baik dialokasikan ke pos yang lain, kecuali kalau dana tidak menjadi masalah.
  5. Sesuaikan warna souvenir dengan tema pesta pernikahan kita, kalau warna souvenirnya tidak bisa sesuai tema warna pesta, packagingnya memakai yang warna netral atau sesuai warna tema pesta, misal warna kantong tile pembungkus souvenir sesuai dengan warna tema pesta.
  6. Cetak nama kita di souvenir atau di kartu ucapan terima kasih, jadi para tamu undangan yang menerima souvenir cantik tersebut akan tetap mengingat kalau souvenir ini dari pernikahan kita
  7. Packing souvenir Anda dengan rapi sehingga terlihat menarik di mata para tamu undangan, dan akan lebih baik lagi kalau packaging souvenir kita memudahkan tamu undangan saat membawanya.
Nah...selamat hunting souvenir pernikahan Anda...semoga menjadi kenang-kenangan yang tidak terlupakan oleh para tamu undangan :)

Februari 19, 2009

10 Sumber Kekacauan Foto Pernikahan

Lagi buka weddingku.com eh menemukan ada tips menarik...yah siapa tau berguna untuk mengingatkan diriku sendiri nanti saat acara pernikahanku. Setiap orang kan pasti mau kalau foto pernikahannya kelihatan bagus...apalagi buat aku hehehe...foto bagus di hari istimewa suatu keharusan :)

Nah biar terhindar dari sumber kekacauan foto pernikahan harus baca artikel di bawah ini:

  1. Tak jeli memilih fotografer
    Sebelum memutuskan siapa fotografer yang beruntung mengabadikan mempelai cantik seperti Anda, manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk bukan hanya melihat-lihat, tapi juga mengamati portfolio mereka. Jika fotografer tanpa pengalaman dan keahlian yang baik yang Anda pilih untuk menghemat dana, bersiap-siaplah menanggung risikonya. Jika vendor foto yang sedang Anda incar tak bersedia memberi keleluasaan untuk memilih fotografer yang Anda yakini kemampuannya, jangan ragu untuk angkat kaki dan mencari lagi.
  2. Kurang kesempatan untuk bertukar pikiran
    Anda pasti tahu, segala sesuatu yang direncanakan dengan baik tentu akan menghasilkan sesuatu yang jauuuuh lebih baik juga. Untuk itu, usahakan menyediakan waktu untuk bertukar pikiran dengan fotografer yang Anda pilih. Jangan ragu mengungkapkan apa pun yang Anda harapkan dari dia. Satu minggu sebelum Hari H, ingatkan kembali si fotografer tentang rencana yang sudah dibicarakan sebelumnya. Jika Anda punya permintaan yang lebih spesifik, ide-ide lain untuk diwujudkan, atau hal-hal apa yang justru jangan sampai masuk ke dalam foto-foto perkwainan Anda, ungkapkan saja. Penting karena ada beberapa tempat ibadah yang memiliki area yang tak boleh difoto. You don't want any unwelcome surprises right?
  3. Tak ada photo "wish list"
    Pernah punya mimpi berfoto romantis dia atas bukit, di tengah ladang/persawahan? Atau di tengah hiruk pikuk lalu lintas kota besar? Tunjukkan gambar-gambar yang ada di majalah, foto-foto lama, atau gambar visual lain yang bisa membantu si fotografer untuk menangkap dan menerjemahkan harapan Anda. Nah, sejak Anda mengungkapkan apa yang Anda inginkan, maka si fotografer berkewajiban mengabulkan harapan Anda.
  4. Hanya mengabadikan pose atau acara tertentu
    Setiap album foto perkawinan pasti memiliki foto-foto dengan pose formal atau acara-acara resmi dari sebuah pesta pernikahan. Tapi Anda tak harus berhenti dan menyamakan foto-foto perkawinan Anda dengan milik mempelai lain. Miliki foto-foto saat Anda dan si dia melakukan aktivitas santai seperti berdansa, ngobrol dengan tamu-tamu undangan, atau sekadar bertukar pandang dengan si dia di pelaminan. Momen-momen santai dan sederhana, tapi tak kalah berartinya.
  5. Waktu yang kurang tepat
    Matahari bersinar cerah, langit biru memukau mata. Anda mungkin berpikir ini saat yang tepat untuk berfoto. Mmm, tolong dipikir lagi. Matahari yang bersinar terik menciptakan bayangan yang keras dan tajam pada wajah. Dan ini, akan menghasilkan foto yang buruk. Bersabarlah hingga matahari sore muncul.
  6. Tampil berkeringat dan berminyak di foto
    Siapa pun tahu, berdiri berdampingan cukup lama dengan mengenakan busana pengantin akan meningkatkan temperatur badan. Tapi jangan sampai kulit wajah berminyak plus keringat (terutama di area ketiak) memorakporandakan penampilan istimewa Anda. Sediakan bala bantuan berupa bedak, deodoran, dan handuk kecil sebagai penyelamat penampilan Anda.
  7. Banyak rencana, sedikit waktu
    Butuh banyak waktu untuk mengabadikan foto seluruh anggota keluarga, tiba di beberapa lokasi foto berbeda dan mendapatkan foto-foto terbaik Anda dan pasangan. Permudah hidup Anda dan berbaik hatilah pada fotografer Anda dengan memberinya cukup waktu.Atur agar foto-foto keluarga didahulukan. Mulai dengan anak-anak kecil dan orang-orang tua. Berikutnya, berfoto dengan para keluarga dan teman. Terakhir (saat para tamu sudah mulai lebih berkonstrasi pada menu prasmanan di meja), sediakan waktu untuk Anda dan suami tercinta berfoto berdua. After all, it is your day!
  8. Salah posisi, salah pose
    Setelah beberapa foto, mungkin para tamu, Anda dan si dia mulai mati gaya . Pada momen-momen berbahaya seperti inilah penting bahwa fotografer bisa menjaga suasana agar tetap hidup, membuat Anda dan para tamu tetap fokus, fotogenik, dan di atas segalanya, tetap nyaman.
  9. Kehilangan momen-momen kecil nan spesial
    Ada beberapa prosesi dalam sebuah pesta pernikahan seperti ciuman pertama si pengantin, dansa pertama antara si mempelai perempuan dengan ayahnya, pemotongan kue, dan pelemparan buket bunga. Tapi, seringkali momen-momen sederhana (tapi tak kalah mengharukan) seperti senyum malu-malu si gadis cilik pembawa bunga, air mata bahagia dari sahabat, dan bahkan kerling mesra si dia terlupakan.
  10. Berhenti memotret justru di jam yang tepat
    Banyak pasangan pengantin memutuskan bahwa pukul 21.00 adalah saat yang pas untuk mengakhiri acara. Begitu juga dengan aktivitas potret-memotret. Cobalah menjadi pengantin yang berbeda karena justru di jam-jam setelah pukul 21.00, momen-momen istimewa muncul tak terduga. So, keep shooting!
(Fannya G. Alamanda)
Sumber: www.weddingku.com

Januari 16, 2009

Tips Mempersiapkan Resepsi Pernikahan

Lokasi

Pemilihan lokasi acara resepsi pernikahan

Gedung

Untuk yang berdomisili di wilayah Jabotabek, mengingat populasi penduduk yang begitu padat dan warga usia produktif juga banyak, sangat lumrah apabila keluarga calon pengantin harus memesan jauh-jauh hari. Bahkan pemesanan setahun sebelum acara bukanlah hal yang aneh bagi lokasi-lokasi favorit. Tidaklah mengherankan juga apabila tanggal pernikahan justru ditentukan oleh ketersediaan pemesanan gedung, ketimbang keputusan hari dan atau tanggal baik.

Biaya sewa gedung berkisar antara Rp. 2.500.000 hingga Rp. 20.000.000. Komponen biaya sewa gedung biasanya tidak terlalu signifikan dibandingkan catering. Bahkan di beberapa tempat seperti Auditorium Manggala Wanabakti Senayan, bisa menggratiskan biaya sewa gedung jika nilai transaksi pemesanan catering melebihi nominal tertentu.

Pertimbangan pemilihan gedung:

  • Sewa gedung (termasuk listrik, AC, sound system) yang ekonomis dan hampir sama dengan menyewa tenda
  • Nilai kompensasi karena menggunakan catering rekanan gedung
  • Kapasitas
  • Tempat parkir
  • Lokasi strategis

Gedung favorit di Jakarta, dengan kapasitas besar, harga sewa gedung yang relatif tidak mahal, dan catering yang lebih mudah (tidak memaksa menggunakan catering rekanan, atau catering rekanan yang sudah bagus):

  • Gedung Dhanapala Departemen Keuangan, Jl. Lap. Banteng, Jakarta
  • Balai Kartini, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta
  • Auditorium Departemen Pertanian, Ragunan, Jakarta
  • Balai Sudirman (tersedia dua lokasi, Panti Prajurit dan Panti Perwira), Tebet, Jakarta

Patut diwaspadai

  • Manggala Wanabakti. Tempat yang terlalu strategis, membuat orang luar sangat mudah mengakses lokasi ini. Resiko:
    • Hidangan yang diserbu tamu tak diundang
    • Kotak uang/amplop yang digondol segerombolan maling dengan pakaian sangat necis

Rumah

Paling mudah karena bisa memblokir jalan di sekitar rumah demi kepentingan bersama. Penerimaan tamu pun lebih fleksibel karena tidak terpaku dengan jam sewa, apalagi pada musim sibuk. Bisa-bisa tamu belum selesai, tapi dekorasi dan hidangan sudah kadung diberesi hanya karena gedung segera akan dipakai orang lain. Hanya konsekuensinya, rumah jadi kotor dan proses pembersihannya akan memakan waktu lebih lama, sehingga keluarga menjadi kelelahan karena tidak bisa langsung istirahat dengan tempat yang bersih.

Komponen yang perlu diperhitungkan:

  • Tenda, biaya sewa berkisar Rp. 3.000.000
  • AC
  • Dekorasi

Undangan

Tamu undangan menjadi kunci dari penyusunan anggaran acara resepsi.

Jumlah tamu

Untuk perhitungan kasar, jumlah tamu adalah 2x lipat dari jumlah undangan. Jika undangan yang akan disebar berjumlah 350 buah, maka estimasi jumlah tamunya adalah 700 orang. Hal ini berdampak pada pemesanan hidangan yang harus mencukupi kurang lebih 700 porsi. Bahkan jika diperkirakan tamu bakal lebih membludak, maka hidangan yang harus dipesan mencapai 120% dari estimasi jumlah tamu. Namun hal ini tergantung pada kebutuhan. Realitanya, tamu yang hadir adalah maksimum 90% dari estimasinya, kecuali jika Anda mengambil lokasi resepsi favorit yang memungkinkan adanya gerombolan liar.

Pencetakan

Jumlah undangan yang harus dicetak untuk disebar ke relasi disesuaikan dengan list undangan yang dipersiapkan sebelumnya. Harga satu lembar undangan berkisar antara Rp. 2500 hingga Rp. 5000 (atau lebih), tergantung pemilihan bentuk undangan dan tingkat kesulitan pembuatannya. Beberapa kalangan lebih senang membuat undangan yang mewah, meskipun nantinya akan berakhir di tempat sampah.

Dianjurkan agar undangan pernikahan bagi mempelai yang beragama Islam tidak menggunakan tulisan arab untuk lafal Bismillah atau salam. Lafal bismillah dan salam sebaiknya ditulis dengan latin bukan arab. Untuk menjaga kesucian nama Tuhan yang terkandung di dalamnya, ketika undangan ini tergeletak di lantai atau bahkan sampai terinjak.

Sebagaimana lazimnya barang cetakan, proses pencetakan undangan harus melalui proofing beberapa kali untuk menjamin hasil cetakan sesuai keinginan. Oleh karena itu sebaiknya pemesanan cetakan undangan dilakukan minimal 4 bulan sebelum hari H.

Hidangan

Buffet

Hidangan utama prasmanan dengan menu utama nasi dan sayur berkuah. Harga per porsi mulai Rp. 23.500 (umumnya tanpa nasi goreng) hingga Rp 50.000 dengan lauk yang enak dan mewah.

Gubug

Hidangan pendamping yang lebih ringan dan bersifat non-nasi, mulai dari lontong-lontongan, ketupat, atau es dan minuman segar lainnya. Per gubug rata-rata bisa menampung 300-600 porsi dengan harga per porsi (untuk makanan) mulai Rp. 6.000 - 10.000.

Menu favorit

  • Kambing guling. Satu ekor untuk 90 porsi. Harga per ekor Rp. 900.000
  • Bakso/bakwan. Satu porsi mulai harga Rp. 8.000
  • Es puter/krim. Satu tong untuk 120 porsi, harga mulai Rp. 200.000

Souvenir

Bagi warga kota besar, cukup lazim memberikan souvenir sebagai tanda terima kasih kepada tamu yang telah hadir. Nilai souvenir berkisar antara Rp. 500 hingga Rp. 1.500 (sepertinya bisa lebih deh) tergantung kemampuan pasangan yang akan menikah. Tinggal dihitung saja, berapa jumlah estimasi undangan. Dapat dicari di lokasi sebagai berikut:

  • Pasar Jatinegara, Jakarta
  • Pasar Pagi/ITC Mangga Dua, Jakarta

Penyambutan tamu

Tamu khusus atau VIP biasanya diperlakukan istimewa mengingat posisi dan kesibukan mereka. Misalnya dengan mengundang pejabat tinggi negara seperti menteri, ketua lembaga tinggi negara, dsb. Wajar saja jika mereka mendapat perlakuan seperti itu, karena toh mereka sudah bisa menyempatkan diri hadir memenuhi undangan di sela jadwalnya yang padat. Perlakuan istimewa yang bisa diberikan:

  • Pemberian ucapan selamat kepada pengantin tanpa melewati antrian
  • Tersedia hidangan yang bisa dinikmati secara terpisah dari undangan umum

Tapi belum tentu hidangan yang dinikmati tamu VIP ini variasinya sama dengan hidangan untuk tamu umum. Siapa tahu saja tamu VIP sedang ingin menikmati D'Crepes?

Malam pertama

Enjoy aja!!!

Beberapa tips urban legend:

  • Pijat seluruh tubuh untuk meluruskan otot agar stamina lebih bagus (termasuk bagi calon mempelai pria)
  • Luluran agar kulit lebih bercahaya
  • Perawatan tubuh total ... alias mengerik daki keringat
  • Jaga kesehatan sebelum acara hari H
  • Simpan sebagian tenaga untuk acara puncak
Sumber: id.wikibooks.org

Januari 14, 2009

Tips Merawat kain Songket

Indonesia sangat diberkahi dengan keanekaragaman budaya dan kerajinan tangan, termasuk berbagai jenis kain tenunannya. Salah satunya adalah songket, kain tenunan indah yang biasanya memakai bahan halus sutra dihiasi dengan dengan benang berwarna emas atau perak. Proses pembuatan untuk satu helai kain memakan waktu lumayan lama, bisa berminggu-minggu bahkan sampai berbulan-bulan, apalagi untuk motif-motif yang rumit. Bila Anda memiliki kain songket, sudah sepatutnyalah Anda pelihara. Di bawah ini tips singkat untuk perawatannya:

  1. Kain songket dianjurkan untuk tidak dicuci supaya benangnya tidak rusak. Namun, apabila Anda harus mencucinya, cucilah dengan memakai pelembut saja dan cukup dibilas kemudian dianginkan-anginkan. Jangan di-dry cleaned, di-laundry atau dijemur di bawah sinar matahari langsung.
  2. Sebaiknya setelah Anda memakainya, kain dianginkan-anginkan sebelum disimpan.
  3. Dalam penyimpanannya, kain songket jangan dilipat agar sulaman tidak rusak. Kain digulung seperti karpet dengan menggunakan paralon atau karton, sebelumnya terlebih dahulu dilapisi dengan kertas minyak atau kertas roti, memakai kertas koran tidak dianjurkan. Masukkan akar wangi supaya kain tidak menjadi bau.
  4. Kain yang telah digulung kemudian dibungkus dengan plastik atau tabung kertas. Disimpan dalam lemari dalam posisi berdiri atau miring. Lemari diberi kamper atau ditaburkan sedikit lada atau cengkeh agar rayap, ngengat dan semut tidak berani mendekat.
  5. Keluarkan kain dari penyimpanan sebulan sekali untuk dianginkan-anginkan apabila kain sudah lama tidak dipakai.
Sumber: dwplondonmedia

Tips Memilih Cincin Kawin

Ada beberapa tips memilih cincin kawin, antara lain:
  1. Sering-sering 'browsing' ke toko-toko perhiasan atau melihat-lihat referensi di majalah. Sebaiknya mulai mencari sekitar 2 bulan sebelum hari pernikahan. Jadi Anda masih punya cukup waktu untuk mencari, berpikir-pikir dan melihat kembali cincin kawin yang diincar.
  2. Atur budget. Anda dapat menyiapkan budget sekitar 3-10 juta (untuk sepasang cincin, kalau cincinnya untuk pengantin perempuan aja tentunya lebih sedikit lagi dong budgetnya).
  3. Pikirkan 20 tahun ke depan. Jangan takut untuk tampil beda, tapi pastikan model yang dipilih adalah model yang ingin Anda kenakan sampai 20 tahun ke depan.
  4. Pilih yang simple dan nyaman dipakai. Disarankan memilih cincin berwarna putih dan bentuk berliannya bulat. Karena tidak bersudut sehingga sinarnya lebih bagus.
  5. Lakukan 'final fitting' di saat kondisi Anda tenang dan temperatur tubuh Anda normal. Jangan melakukannya pada pagi hari. Jari akan sedikit membengkak, karena tubuh Anda masih mengandung garam yang tersimpan dari malam sebelumnya. Ukuran jari juga akan sedikit berubah setelah Anda berolah raga atau saat tubuh dalam keadaan panas atau dingin sekali.
  6. Anda yang berjari kecil disarankan untuk tidak memakai cincin kawin yang berbentuk lebar.
  7. Pilihlah cincin yang mudah dibersihkan, sehingga Anda dapat merawatnya sendiri. Jika model cincin Anda cukup rumit, pastikan toko perhiasan tempat Anda membelinya dapat memberikan jasa pencucian perhiasan.
  8. Jika Anda menggunakan cincin platinum, hindari mengenakannya saat melakukan pekerjaan kasar atau berolah raga, karena platinum mudah tergores. Hindari pula menggenakan cincin kawin saat Anda bekerja dengan menggunakan zat-zat yang mengandung klorin, seperti pemutih pakaian, pembersih bahkan desinfektan yang terkandung dalam kolam renang.
  9. Pilihlah toko perhiasan yang memberikan jasa pembesaran atau pengecilan ukuran, pencucian dan pemolesan ulang.
Sumber: weddingku.com

Januari 06, 2009

Perawatan Kain Panjang

Kain panjang batik apalagi yang batik tulis asli memerlukan perawatan khusus, karena kalau tidak warna/soganya bisa gampang pudar.

Berikut tata cara perawatan kain panjang yang aku tau (berdasarkan informasi dari Ibuku):
  • Cuci kain panjang dengan menggunakan air dingin, cuci dengan tangan jangan pakai mesin cuci. Cuci dengan menggunakan lerak (bisa dibeli di pasar tradisional) supaya warna/soga batik tidak pudar. Lerak sejenis tumbuhan yang berbentuk bundar dengan biji didalamnya, yang dipakai untuk mencuci kain panjang adalah daging lerak tersebut. Daging buah lerak dilarutkan dengan air dingin dengan cara diperas-peras sampai keluar busanya (busanya dikit). Atau kalau mau praktis beli sari lerak aja, sekarang dah dijual di beberapa toko batik.
  • Bilas kain panjang yang sudah dicuci dengan lerak, bilas sampai busanya bersih. Jangan memeras kain panjang dengan cara dipelintir, tapi peras dengan posisi kain lurus kebawah.
  • Keringkan kain panjang dengan cara dibentangkan dan diangin-anginkan di tempat yang teduh yang tidak terkena sinar matahari secara langsung supaya warna/soganya tidak cepat pudar.
  • Simpan kain panjang kering di tempat yang bersih dan berikan ratus atau wewangian supaya kain panjang tetap harum dan terhindar dari ngengat.

Desember 18, 2008

Tip-Tip Perencanaan Resepsi Pernikahan

Tip-Tip Perencanaan Wedding Resepsi Yang Berhasil



ImageWedding resepsi adalah suatu pesta yang diadakan setelah pelaksaan upacara pernikahan secara agama dilangsukan.

Pesta ini adalah bagian yang sangat penting di setiap melangsungkan pernikahan. Membangun hubungan lebih erat antara keluarga pengantin pria dengan pengantin wanita.


Sumber: weddingklik.com

September 19, 2008

Memakai & Merawat Kebaya

Memakai & Merawat Kebaya

Ada beberapa hal yang dapat kami share kepada Anda mengenai cara pemakaian dan perawatan kain batik tulis, bustier, kebaya, dan bros.

Cara pemakaian:

1.Yg pertama-tama dipakai adalah kain batiknya terlebih dulu, baru kemudian bustiernya.
2.Kemudian baru pakai kebayanya, dengan cara memasukkan kedua tangan kedalam lengan kebaya secara bersamaan (karena badan kebaya dibuat pas badan, maka tidak bisa memakai seperti halnya memakai blouse). Supaya hasilnya bagus, sebaiknya pemakaiannya dibantu oleh orang lain.
3.Jangan memakai/menempel bros langsung pada kebaya, karena kebaya akan keberatan dan kemungkinan bisa sobek. Sebelum memakai bros, ujung kebaya bagian kancing pertama (paling atas) harus dipeniti dulu jadi satu dengan bagian atas bustier. Baru kemudian bros dipasang/dikaitkan tepat di bagian kebaya yang telah dipeniti jadi satu dengan bustier.

Cara perawatan kain batik tulis prada:

1. Sehabis dipakai, kain harus dicuci dengan air biasa tanpa menggunakan sabun/deterjen, jangan menggunakan mesin cuci atau pun di gilas/sikat (indonesia banget sih :)).
2. Peras kain dengan tangan, dan jangan juga menggunakan pengering mesin cuci.
3. Jemur dengan cara diangin-anginkan saja, jangan menjemur di bawah sinar matahari langsung karena warnanya bisa pudar.
4. Setelah kering, setrika dengan suhu sedang, tidak terlalu panas.
5. Lipat dan simpan kedalam kotak baju (bisa dibeli di pasar Mayestik).

Cara Perawatan bustier:

Dry clean only, simpan kembali ke dalam kotak baju

Cara Perawatan kebaya:

Sama dengan cara perawatan kain batik, tapi TIDAK BOLEH disetrika. Kebaya harus dilipat dan dimasukkan ke dalam kotak baju. Sebaiknya di dlm kotak diletakkan silica gel satu buah saja cukup. Kebaya TIDAK BOLEH digantung, karena akan sobek atau ukurannya bisa melar.

Sumber: Butik Hana

Agustus 19, 2008

Nasehat cinta...


Ada satu hal yang aku renungkan hari ini....tentang nasehat cinta. Kadang saat ada teman atau saudara yang curhat soal percintaan mereka, kita dengan enteng memberikan nasehat ini itu, A sampai Z yang harus dilakukan. Bahkan kadang kita tidak mengetahui latar belakang masalahnya, si sumber kadang tidak bercerita secara detail dan kita pun juga tidak menanyakan secara jelas.
Karena seseorang yang sedang gundah trus curhat biasanya hanya ingin kita mendengarkan (ini kalau yg curhat perempuan) kalau laki-laki biasanya minta advice dari kita (berdasarkan pengalaman sihhh....)
Biasanya masalah percintaan itu tidak timbul begitu saja, ada latar belakang yg menjadi settingnya. Dan biasanya si sumber tidak curhat soal latar belakang masalahnya tersebut. So....berhati-hatilah dalam memberikan nasehat kepada seseorang, karena tingkat kematangan dan kecerdasan tiap orang untuk menerima semua masukan dari orang lain itu berbeda-beda.
Cinta adalah sesuatu yang indah untuk dirasakan, tapi saat kita jatuh cinta kita juga harus siap untuk sakit. Rasa sakit karena miskomunikasi sehingga ada kesalahpahaman, karena pasangan menduakan kita, membohongi kita dll.
Masalah cinta juga yang kerap menghampiriku.....bikin senang, sedih, kesal, mual (emang kadang baunya kayak kentut hahahahha.....). Tapi kembali ke keyakinanku bahwa Tuhan dalam memberi cobaan kepada setiap umat-Nya tidak akan melewati batas kekuatan umat-Nya tersebut. Selalu bersyukur atas apa yang kita dapatkan, baik berupa kesenangan maupun kesedihan. Kekuatan akan tumbuh disaat kita susah, kesenangan sering membawa kesedihan apabila kita tidak mampu menyikapinya secara bijaksana. Kebahagiaan tergantung diri kita sendiri :)

Agustus 15, 2008

10 kiat menjadi pribadi yang disukai

Tadi pagi pas buka email ada kiriman email dari orang yang aku gak kenal :D yang isinya tentang kiat menjadi pribadi yang disukai. Mungkin bisa buat diterapkan juga dalam lingkup pergaulan sehari-hari.

10 Kiat Menjadi Seorang Pribadi Yang Disukai

Kata kunci yang harus diperhatikan dalam berhubungan dengan orang lain adalah harga diri. Begitu pentingnya harga diri, sehingga tidak sedikit orang yang mempertaruhkan nyawanya demi mempertahankan harga dirinya. Untuk menjadi pribadi yang disukai, harus terus belajar memuaskan harga diri orang lain. Karena dengan harga diri yang terpuaskan, orang bisa menjadi lebih baik, lebih menyenangkan, dan lebih bersahabat.

1.Royal Dalam memuji

Pujian itu seperti air segar yang bisa menawarkan rasa haus manusia akan penghargaan. Dan kalau Anda selalu siap membagikan air segar itu kepada orang lain, Anda berada pada posisi yang strategis untuk disukai oleh orang lain. Caranya? Bukalah mata lebar-lebar untuk selalu melihat sisi baik pada sikap dan perbuatan orang lain. Lalu pujilah dengan tulus.

2.Buatlah Orang Lain Merasa Dirinya Sebagai Orang Penting

Tunjukkanlah dengan sikap dan ucapan bahwa anda menganggap orang lain itu penting. Misalnya, jangan biarkan orang lain menunggu terlalu lama, katakanlah maaf bila salah, tepatilah janji, dsb.

3.Jadilah Pendengar Yang Baik

Kalau bicara itu perak dan diam itu emas, maka pendengar yang baik lebih mulia dari keduanya. Pendengar yang baik adalah pribadi yang dibutuhkan dan disukai oleh semua orang. Berilah kesempatan kepada orang lain untuk bicara, ajukan pertanyaan dan buat dia bergairah untuk terus bicara.

Dengarkanlah dengan antusias, dan jangan menilai atau menasehatinya bila tidak diminta.

4.Usahakanlah Untuk Selalu Menyebutkan Nama Orang Dengan Benar

Nama adalah milik berharga yang bersifat sangat pribadi. Umumnya orang tidak suka bila namanya disebut secara salah atau sembarangan. Kalau ragu, tanyakanlah bagaimana melafalkan dan menulis namanya dengan benar. Misalnya, orang yang dipanggil Wilyem itu ditulisnya William, atau Wilhem? Sementara bicara, sebutlah namanya sesering mungkin. Menyebut Andre lebih baik dibandingkan Anda. Pak Peter lebih enak kedengarannya daripada sekedar Bapak.

5.Bersikaplah Ramah

Semua orang senang bila diperlakukan dengan ramah. Keramahan membuat orang lain merasa diterima dan dihargai. Keramahan membuat orang merasa betah berada di dekat Anda.

6.Bermurah Hatilah

Anda tidak akan menjadi miskin karena memberi dan tidak akan kekurangan karena berbagi. Seorang yang sangat bijak pernah menulis, Orang yang murah hati berbuat baik kepada dirinya sendiri. Dengan demikian kemurahan hati disatu sisi baik buat Anda, dan disisi lain berguna bagi orang lain.

7.Hindari Kebiasaan Mengkritik, Mencela Atau Menganggap Remeh

Umumnya orang tidak suka bila kelemahannya diketahui oleh orang lain, apalagi dipermalukan. Semua itu menyerang langsung ke pusat harga diri dan bisa membuat orang mempertahankan diri dengan sikap yang tidak bersahabat.

8.Bersikaplah Asertif

Orang yang disukai bukanlah orang yang selalu berkata Ya, tetapi orang yang bisa berkata Tidak bila diperlukan. Sewaktu-waktu bisa saja prinsip atau pendapat Anda berseberangan dengan orang lain. Anda tidak harus menyesuaikan diri atau memaksakan mereka menyesuaikan diri dengan Anda. Jangan takut untuk berbeda dengan orang lain. Yang penting perbedaan itu tidak menimbulkan konflik, tapi menimbulkan sikap saling pengertian. Sikap asertif selalu lebih dihargai dibanndingkan sikap Yesman.

9.Perbuatlah Apa Yang Anda Ingin Orang Lain Perbuat Kepada Anda

Perlakuan apapun yang anda inginkan dari orang lain yang dapat menyukakan hati, itulah yang harus anda lakukuan terlebih dahulu. Anda harus mengambil inisiatif untuk memulainya. Misalnya, bila ingin diperhatikan, mulailah memberi perhatian. Bila ingin dihargai, mulailah menghargai orang lain.

10.Cintailah Diri Sendiri

Mencintai diri sendiri berarti menerima diri apa adanya, menyukai dan melakukan apapun yang terbaik untuk diri sendiri. Ini berbeda dengan egois yang berarti mementingkan diri sendiri atau egosentris yang berarti berpusat kepada diri sendiri. Semakin Anda menyukai diri sendiri, semakin mudah Anda menyukai orang lain, maka semakin besar peluang Anda untuk disukai orang lain. Dengan menerima dan menyukai diri sendiri, Anda akan mudah menyesuaikan diri dengan orang lain, menerima mereka dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, bekerjasama dengan mereka dan menyukai mereka. Pada saat yang sama tanpa disadari Anda memancarkan pesona pribadi yang bisa membuat orang lain menyukai Anda.