Tampilkan postingan dengan label Pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pernikahan. Tampilkan semua postingan

Mei 02, 2015

Pernikahan Syar'i Putri Aa Gym

Sebenarnya udah lama pengen nulis tentang pernikahan putry Aa Gym tapi baru sempat sekarang nulisnya hehehe...gak apa-apa kan ya? :)

Bulan Maret kemarin Aa Gym mantu putri ketiganya. Acara diadakan di Daarut Tauhid Bandung. Putri ketiga Aa Gym ini adalah seorang penghafal Al Qur'an (Hafidzah) dan suaminya pun adalah seorang Hafidz. Pernikahan mereka melalui proses ta'aruf dan persiapan pernikahan pun dilakukan secara singkat.
Proses persiapan pernikahan yang singkat tidak mengurangi keindahan dan kesyakralan pernikahan. Konsep yang diusung dalam pernikahan ini adalah pernikahan yang Islami dan Qur'ani.

  
Sebelum acara akad nikah calon mempelai pria melakukan muroja'ah Al Qur'an dengan beberapa Hafidz lainnya sebagai hadiah pernikahan. Calon mempelai pria muroja'ah juz 1-5 dan juz 30 Al Qur'an dan berlanjut dengan prosesi akad nikah. Maharnya sendiri berupa emas 10gr dan uang 1 dirham.


Dekorasi pernikahan yang dipilih bernuansa shabby chic dengan dominasi warna putih dipadukan dengan hijaunya karpet rumput yang digelar di lokasi pernikahan sehingga berkesan segar. Pernikahan diadakan di dalam ruangan tapi berkesan seperti di taman. Alasan pemilihan resepsi diadakan di dalam ruangan karena kondisi cuaca yang tidak menentu sehingga lebih aman kalau diadakan di dalam ruangan. 


Busana untuk pengantin wanita dirancang oleh kakak kandung mempelai putri yang merupakan perancang busana muslim. Nuansa gaun yang dipakai mempelai wanita dan saudari-saudarinya bernuansa pastel...lembut...indah. Gaun syar'i yang tidak menampakkan lekukan tubuh dan terlihat indah :)


Pengaturan tempat duduk untuk undangan pun dibedakan antara undangan pria dan undangan wanita, dan undangan pria hanya bersalaman dengan mempelai pria, sementara undangan wanita hanya bersalaman dengan mempelai wanita.


Sungguh pernikahan yang sangat indah dan bisa menjadi inspirasi untuk orang lain yang ingin melakukan pernikahan yang syar'i. Semoga bisa menjadi pernikahan yang sakinah, mawadah, warohmah...Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Robbal Alamiin...

Pernikahan berkonsep Kinfolk ala Andien

Pada tanggal 27 April 2015 ini Andien telah melangsungkan pernikahannya. Konsep yang diusung dalam pernikahan Andien ini sangat unik, terlihat simple tapi indah. Andien mengusung konsep Kinfolk...apakah Kinfolk itu?
Kinfolk wedding adalah sebuah konsep pernikahan yang mengutamakan keberadaan kedua keluarga dan kerabat. Umumnya konsep pernikahan itu dilaksanakan di luar ruangan atau alam terbuka dengan tema pedesaan. 

  
Padu padan warna cokelat, hijau, dan kuning lembut menciptakan suasana sederhana nan elegan. Detail lampu kristal semakin menambah hangat suasana di hari bahagia Andien dan Ippe. Pernikahan Andien ini hanya dihadiri oleh sekitar 100 undangan yang terdiri dari keluarga dekat dan rekan dekat. Sehingga suasananya terasa lebih intim karena hanya dikelilingi oleh orang-orang terdekat.


Lokasi akad nikah Andien ini diadakan di Pine Forrest Lembang, Bandung. Latar belakang deretan pohon pinus, kursi-kursi dan meja kayu, peralatan makan yang serba kayu dan dengan dekorasi daun-daunan. Andien memang sengaja meminta tidak menggunakan bunga sebagai dekorasi acara akad nikahnya ini. Decorator venue wedding-nya adalah Airi Designs. Aku selalu suka dengan hasil karya Airy Design...selalu indah...baik yang di gedung, di rumah maupun di alam terbuka :)


Dalam acara akad nikah ini Andien dan suami menggunakan kebaya dan beskap bergaya klasik berwarna putih, kain batik yang dikenakan pun juga klasik, bahkan Andien menggunakan perhiasan yang sudah berumur puluhan tahun. Di acara akad nikah ini Andien tidak menggunakan paes.


Setelah acara akad selesai Andien dan suami berganti busana, Andien menggunakan gaun panjang dan suaminya menggunakan stelan jas. Deretan lampu yang tergantung di antara pohon-pohon semakin menambah suasana romantis di hari yang sudah mulai gelap.


Aku suka banget dengan konsep pernikahan seperti ini...terlihat simple, intim, indah dan syahdu. Dulu dua orang sepupuku menikah dengan hanya mengundang keluarga dekat dan teman dekat saja, hanya saja pernikahan diadakan di hotel. Memang kalau undangan sedikit suasana keakraban lebih terasa sih...undangan yang datang benar-benar dikenal baik oleh kedua mempelai. Tapi...lagi-lagi gak semua impian itu bisa dilaksanakan oleh semua orang. Budaya Indonesia yang terbiasa dengan pernikahan yang dihadiri banyak undangan sudah begitu melekat..."harus" mengundang semua keluarga, tetangga, teman dari TK sampai teman kerja, relasi orang tua dan lain sebagainya hehehe...

Januari 31, 2014

Pernikahan Pepi

Pertengahan bulan ini sepupuku Pepi menikah, jadi aku pulang ke Jatim. Pepi menikah dengan Imron teman SMA-nya. Acara Akad Nikah diadakah di Masjid depan rumahku. Oya untuk acara pernikahan Pepi ini tugasku lumayan banyak yaitu bikin souvenir, menyusun uang mahar, merangkai bunga untuk dekorasi di ruangan, dan PIC untuk acara Akad Nikah :)

Acara pernikahan Pepi ini diadakan secara sederhana saja, acara Akad Nikah di Masjid dan Walimatul Ursy di rumah. Tapi jangan dikira kalau acara pernikahan di rumah itu simple lho...menurutku malah lebih ribet daripada di gedung, karena terkadang tamu-tamu undangan itu datang tidak kenal waktu...ada yang datang pagi-pagi, siang, sore dan malam. Kalau acara di gedung kan ada batas waktunya biasanya 2-3 jam saja. 

Okay kembali ke tugasku, tugas bikin souvenir udah aku kerjakan di Jakarta dan barangnya aku kirim via ekspedisi. Kalau maharnya aku susun dalam pigura 3 dimensi dan aku tenteng saat aku pulang naik kereta Gajayana. Nah kalau tugas merangkai bunga untuk dekorasi ruangan itu termasuk tugas dadakan karena tadinya aku pikir semua udah termasuk paket dari perias tapi ternyata yang termasuk paket hanya bunga di pelaminan saja. Alhasil sore-sore aku harus nyari bunga segar ke toko bunga dianterin temennya Pepi. Aku pilih bunga mawar merah, krisan putih, pompom putih, pompom hijau, daun pilo dendrum, krisan pink, sedap malam pink dan sedap malam putih. Kata penjualnya kalau mau yang segar dipesenin dulu ke supplier bunganya. Akhirnya sore itu aku hanya bawa pulang sedap malam putih aja. Sisanya aku ambil keesokan harinya, tapi yang bener-bener bikin kecewa ternyata bunga krisan pink-nya diganti ama ungu...gggrrrrrrr....

Aku bikin rangkaian bunga untuk kamar pengantin (di kepala tempat tidur, di atas pintu kamar dan untuk di meja rias), trus bikin rangkaian untuk di meja penerima tamu, bunga untuk di depan pelaminan. Bunga sedap malamnya aku rangkai tersendiri dalam dua vas besar untuk ditaruh di depan kursi undangan. Sementara bunga krisan ungu aku rangkai tersendiri dalam vas tinggi.

 Malamnya aku pulang dari rumah Bulikku karena pagi-pagi harus menyiapkan tempat untuk Akad Nikah di Masjid. Pagi-pagi aku langsung menyiapkan tempat akad nikah, karena acaranya dimulai jam 09.00 WIB. Karpetnya aku menggunakan karpet warna hijau dengan 6 bantal kecil untuk alas duduk. Kalau meja untuk Akad Nikah sih pinjam dari Masjid dan aku alasi dengan taplak meja warna putih trus aku kasih rangkaian bunga segar ditengahnya. Selain itu aku juga menyiapkan snack untuk para tamu undangan yang hadir di acara Akad Nikah.
 Acara Akad Nikah dimulai dengan do'a trus pembacaan khotbah nikah dan acara Akad Nikah dimulai. Imron mengucapkan ijab qabul dalam Bahasa Arab dan diucapkan dengan tegas dan lancar...Alhamdulillah sah. Oya untuk Maharnya selain uang dengan jumlah sesuai tanggal, bulan dan tahun pernikahan juga 10 gr emas batangan. Kemudian ada acara penyerahan Mahar dan foto bersama.

 Kemudian Pepi kembali ke rumahnya untuk ganti baju untuk resepsi, sementara Imron menunggu dirumahku untuk ganti baju juga. Acara panggih diadakan pukul 11.00 WIB dan berjalan dengan lancar. 

 Tapi acara belum berakhir sampai disitu lho, sorenya masih banyak tamu-tamu yang datang dan malamnya ada acara walimatul ursy. Untuk acara malam hari Pepi di make up oleh asisten periasnya dan menurutku riasannya lebih bagus dibanding acara saat siang hari karena lebih natural dan tidak menor.

 Dan acara walimatul ursy berlangsung sampai sekitar jam 21.00 WIB, uuuhhhhh badanku rasanya udah gak karu-karuan euy. Jam 23.00 WIB barulah aku, adikku dan Ibu pulang ke rumah barengan dengan sepupuku yang lain. Begitu sampai rumah langsung ganti baju, bersih-bersih dan langsung pulasssss.

Selamat ya adikku yang cantik akhirnya menemukan belahan jiwanya juga, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah... Aamiin...Aamiin...Aamiin...Yaa Robbal Alamin...
“Barakallahu laka wa baraka ‘alaik, wa jama’a bainakuma fi khair”
Mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik ketika senang maupun susah dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan”
(HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibn Majjah)

September 30, 2013

Akad Nikah & Resepsi Kiki & Widhi

Pagi-pagi buta saat aku terlelap tidur aku dikejutkan oleh deringan HP-ku...ternyata telpon dari Om-ku. Ahhh ternyata saatnya siap-siap buat acara akad nikah Kiki pagi ini. Aku ke kamarnya Kiki eh ternyata dia udah dirias oleh periasnya. Dan aku dapat tugas untuk menelpon Ibu-Ibu calon pengantin yang belum pada datang padahal harus segera dirias. Kalau aku sih merias diriku sendiri, males euy dirias salon...biasanya bedaknya tebel bener. Ibuku, adikku dan sepupuku Nisa juga aku yang merias. Kalau pakai kain panjang sih dipakein ama Ibuku, adikku udah bisa sendiri makai kain panjang...aku gagal mulu hehehe.

Akhirnya semua sudah siap dengan kostumnya masing-masing. Calon pengantin pun juga udah siap. Kiki terlihat cantik memakai kebaya panjang berwarna silver. Riasannya menggunakan paes ageng. Periasnya Kiki adalah Ibu Dior. Riasannya menurutku bagus...terlihat halus dan manglingi. Saatnya menuju Balai Shinta Wanitatama tempat acara akan dilangsungkan, dari penginapanku cuma tinggal jalan dikit, kan sebelahan letaknya. Pihak calon pengantin pria juga sudah datang semua. Acara dipandu oleh WO yang ditunjuk yaitu Nakarina. Kiki sejak acara siraman sudah menggunakan jasa Ibu Dior sebagai perias dan Nakarina sebagai WO-nya.

Nah saat aku lagi mondar mandir untuk mengambil foto tiba-tiba aku dapat tugas mendadak yaitu mengandeng calon mempelai putri. Kemudian aku harus menjemput Kiki di ruang rias yang ada di bagian belakang gedung. Setelah menerima pengarahan dari pihak Nakarina kami mulai jalan keluar ruangan menuju ke ruangan utama tempat akad nikah akan dilaksanakan. Widhi sudah berada di depan meja akad nikah didampingi keluarganya. Pihak penghulu dan para saksi juga sudah lengkap. Acara diawali dengan pembacaan doa kemudian pembacaan ayat suci Al Qur'an. Kemudian acara akad nikah dimulai, yang bertindak sebagai wali nikah adalah Om-ku sendiri. Widhi mengucapkan akad nikah dengan suara yang tegas dan lancar...Alhamdulillah. Kemudian ada khotbah nikah dan tanda tangan buku nikah.
  Setelah itu ada acara penyerahan mas kawin yang berupa seperangkat alat sholat dan seperangkat perhiasan emas. Acara penyematan cincin nikah kemudian foto standar pengantin yaitu pamer buku nikah :D plus foto-foto dengan gaya lain yang diarahkan oleh fotografernya. Lanjut dengan acara salaman dengan pengantin dan foto-foto. Setelah itu pengantin digiring ke ruang rias untuk ganti baju karena untuk acara resepsi bajunya berbeda dengan saat akad nikah. Sementara keluarga dan undangan yang menghadiri acara akad nikah dipersilahkan untuk menikmati makan pagi yang sudah dipersiapkan. 
 Untuk acara resepsinya Kiki & Widhi menggunakan Paes Ageng Jangan Menir. Dengan memakai baju beludru hitam. Widhi terlihat gagah dan Kiki terlihat anggun & cantik. Senyum selalu menghiasi bibir mereka berdua. Tentu saja masih ada sederet prosesi pernikahan...mulai dari acara panggih, kacar kucur, dahar klimah dan sungkeman. Lanjut lagi dengan sesi foto bersama keluarga inti. Hari semakin siang dan tamu-tamu undangan mulai berdatangan.
Aku dan adikku mulai mencicipi aneka makanan di gubugan, untuk cateringnya Kiki menggunakan jasa catering Ibu Supardi. aku mencicipi pempek kapal selam, siomay dan zuppa soup...sayangnya zuppa soupnya dingin...bukannya biasanya zuppa soup ini disediakan panas-panas ya? Ada empal gentong tapi aku gak sempat nyicipin...kata adikku sih enak. Nyicipin sate ayam dikit trus abis itu minum dan minum lagi. Abis itu dipanggil ke pelaminan untuk sesi foto bersama pengantin sekalian aku pamit karena mau pindah ke hotel lain (adikku dan Ibuku masih menginap semalam lagi di Jogja) dan aku ada janji ketemuan dengan teman-teman kuliah yang berdomisili di Jogja. Selesai pamit dengan semua keluarga aku, Ibu dan adikku menuju ke The Edelweiss Hotel diantar oleh Dimas dan Brill.
 Hotel Edelweiss ini hotel baru rupanya, baru buka tahun 2012, konsepnya minimalis dan menurutku nyaman untuk menginap. Letaknya tepat di pinggir jalan Gejayan. Aku janjian ama teman-temanku jam 16.00 di Waroeng Steak dan ternyata yang bisa datang hanya Fathia dan Widi. Erwin sedang ada kerjaan, dyah juga ada urusan lain, Tommy sedang dirumah ortunya, Boyke lagi di Boyolali, Bowo lagi di rumah mertuanya, Bayu abis pulang dari Jepang siang itu dan kata istrinya dia ketiduran. Ya sudahlah gak apa-apa...semoga lain waktu masih bisa ketemu :)

Malamnya aku sudah harus balik ke Jakarta lagi...huaaahhhhh capeknyaaaaaa....
Kiki & Widhi semoga kalian menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah dan cepat dikaruniai momongan yang sholeh/sholehah... Aamiin...Aamiin...Aamiin...Yaa Robbal alamin...

Juli 04, 2013

Ketika Big Bos Mantu...

Beberapa minggu belakangan ini sepertinya sebagian besar orang di kantorku sibuk ngurusin kawinan anaknya Big Bos alias Big Bos Muda. Ada yang sibuk karena jadi panitia, ada yang sibuk karena mendapat undangan dan ada yang sibuk banget memikirkan mau pakai baju apa, harus dandan di salon mana, harus ngasih angpaw berapa...yang terakhir ini yang bikin mumet hahahaha...ya jelas bingunglah...berapa nominal yang mesti dikasih untuk orang yang menggaji dia setiap bulan :)). Padahal ternyata angpaw-nya disumbangkan ke salah satu badan sosial :).
Ada juga yang sibuk sebagai penggembira alias ngomongin ntar pestanya kayak apa, siapa-siapa aja yang diundang, teknis penjemputan tamu seperti apa dll.

Dan setelah sekian minggu kesibukan itu melanda kantorku...akhirnya hari H itu datang. Yang mendapat undangan ada yang datang ada yang nggak datang, ada yang nggak datang karena emang lagi cuti dan pergi ke luar kota atau luar negeri...ada juga yang memutuskan nggak datang karena emang pengen gak datang aja :D

Sebagian temanku ada yang kebagian jadi panitia akomodasi yaitu ngurusin hotel tempat menginap para tamu undangan khusus, ada yang bagian transportasi yaitu mengurusi penjemputan tamu-tamu di Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma. Karena sebagian undangan dari luar negeri membawa pesawat pribadi jadi mendaratnya di Halim. Ada yang bagian ngurusi undangan, souvenir, catering, dekorasi dll...kalau ini sepertinya urusan para executive secretary.

Tamu-tamu khusus diinapkan di beberapa Hotel. Karena lokasi resepsi pernikahannya di Hotel Mulia maka tamu-tamu diinapkan di Hotel Mulia, Hotel Sultan, Hotel Century Atlet dan Hotel Le Meridien. Sebagian panitia juga ikut menginap di hotel-hotel tersebut. Sementara untuk urusan transportasi pihak perusahaan mencharter beberapa jenis transportasi...ada bus, ada Mercedes Benz, ada Alphard dll. Panitia yang ngurusin transportasi dan penjemputan sepertinya paling capek deh karena harus kesana kemari antar jemput tamu, plus antar tamu yang mau makan diluar.




Nah waktu pestanya tentu saja tamu yang datang bejibun...sekitar 4000 orang kalau tidak salah. Btw untuk ukuran Big Bos pesta seperti kemarin itu terhitung sangat sederhana, kata senior-seniorku waktu mantu yang dulu-dulu jauh lebih mewah dibanding yang terakhir ini....gleg. Ya mungkin yang dimantu tipe yang gak mau ribet dengan segala macam urusan pesta yang ini itu, walaupun menurutku kemarin itu udah benar-benar ribet hehehehe... Ya ribetnya orang super kaya ma orang biasa kan beda banget ukurannya ya :D.

Bunga yang dipakai untuk dekorasi perpaduan antara warna pink, putih, fuschia dan ungu. Di pintu masuk menggunakan bunga gantung (lupa euy namanya) yang berwarna putih dan pink. 

 Sedangkan di dalam ruangan dipenuhi rangkaian bunga cantik dengan nuansa yang senada. Pelaminannya cukup sederhana dengan kursi warna marun dan rangkaian bunga-bunga cantik di bagian pelaminan. 

Pelaminan
Bride & Groom
  Ada juga wedding tart bernuansa putih dengan tinggi sekitar 2 meter. Dan tentu saja deretan hidangan yang disajikan untuk para tamu undangan. Untuk hidangan ini disediakan oleh pihak Hotel Mulia...yah seperti kebanyakan hotel-hotel berbintang lainnya, untuk hidangan selalu dari pihak intern hotel. Untuk dessertnya ada aneka cup cake yang disusun dalam piring-piring, trus ada makanan dalam toples model jadul dan mejanya dihias dengan rangkaian bunga yang cantik :). 

  
 Souvenirnya scarf sutra, tamu cowok maupun cewek souvenirnya sama semua. 

Pesta usai...para undangan pulang satu demi satu...ada yang pulang langsung ke rumah untuk undangan yang dari Jakarta dan sekitarnya, ada yang pulang ke hotel yang sudah disediakan oleh perusahaan. Dan tentu saja panitia selalu pulang paling akhir...dini hari baru bisa pulang. Dan besoknya masih harus mengurusi para tamu yang masih menginap. Tamu pulang dengan hati senang, sementara panitia tersenyum lega campur tersenyum kecut karena kelelahan :D. Contohnya dibawah ini nih...salah satu panitia yang bernarsis-narsis setelah pesta usai hehehe...walaupun katanya udah cape buangetttt....