Yeah akhirnya aku jadi ikut Komodo Sailing Trip setelah sekian kali dibujuk-bujuk oleh Indra dan Erland hahaha...
Day 1
Pagi-pagi aku udah meluncur ke Bandara Soekarno Hatta dengan menaiki burung biru. Tujuannya adalah ke Lombok karena meeting point untuk Komodo Sailing Trip adalah di Senggigi. Di Bandara ketemu ama Lady dan Numan dan kami satu pesawat. Nah sewaktu di pesawat aku duduk bersebelahan dengan seorang Oma-Oma dan ternyata beliau adalah salah seorang pengusaha besar di Lombok. Usahanya meliputi hotel, mall, rumah makan dan lain-lain. Salut euy...udah setua itu masih bepergian sendiri dan terlihat masih sehat dan gesit. Ternyata beliau juga hobi traveling lho, beliau bercerita pernah menginap di Bandara JFK USA, trus saat traveling ke Eropa, China, Jepang dll. Cerita juga tentang perjuangannya membangun bisnis di Lombok bersama dengan suaminya. Trus beliau menawariku mampir di rumah makannya di Mataram. Aku sih hanya bilang akan menanyakan dulu ke teman-temanku karena kan perginya bareng-bareng :)
Nyampe di Bandara Lombok saat jam makan siang. Icha dan Puput yang udah nyampe sejak pagi udah nungguin di Bandara. Mobil sewaan pun juga sudah menunggu. Akhirnya kami menuju ke salah satu rumah makan di depan bandara untuk makan nasi puyung. Rasanya beda dengan nasi puyung Inaq Esun yang pernah aku cicipin waktu kunjunganku ke Lombok 2 tahun lalu. Kalau di RM Cahaya ini ayamnya tidak pedas sama sekali, kalau di Inaq Esun wah pedasnya mantappp sampai huhah huhah hehehehe....
Selesai makan kami Sholat Dzuhur di musholla SPBU, selesai sholat balik lagi ke Bandara untuk menjemput Iis yang baru mendarat. Iis dari Makassar dan tidak ada penerbangan langsung dari Makassar ke Lombok, jadi dia harus transit dulu ke Surabaya dan ternyata pesawatnya delayed. Perjalanan lanjut ke Pantai Mawun, memakan waktu kurang lebih 45 menit. Sayangnya saat itu cuaca mendung banget jadi gak bagus untuk ambil foto. Pantai Mawun itu indah sebenarnya tapi sayangnya sampah berserakan dimana-mana...sayang sekali ya.
Setelah puas di Mawun kami melanjutkan perjalanan ke Pantai Selong Belanak. Di Selong Belanak kondisinya juga kotor dan banyak anjing liar berlarian di pantai. Anak-anak kecil mandi di pantai dengan bebasnya. Kami tidak begitu lama di Selong Belanak dan memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Senggigi. Perjalanan memakan waktu selama 2 jam. Dan sayangnya kami tidak bisa mampir ke rumah makan Ibu Markus, maaf ya Ibu...lain waktu kalau saya ke Lombok lagi diusahakan mampir :)
Akhirnya sampailah kami di Senggigi, kami menginap di penginapan Shinta di belakang Hotel Sheraton. Selesai mandi dan sholat kami menuju ke salah satu warung tenda yang ada di Jl. Raya Senggigi yaitu warung Cak Poer yang menyajikan seafood dan pesan beberapa jenis menu. Rasanya sih biasa aja ya tapi berhubung lapar jadi ya habis semua hehehe...
Indra yang baru sampai langsung menyusul kami di warung tersebut, dan seperti biasa dia pesan makanan selain seafood karena buat dia segala jenis makhluk laut adalah teman jadi gak boleh dimakan...hahahahaha....
Selesai makan kami sempat mampir ke mini market untuk beli air mineral trus balik ke hotel. Dan hari semakin malam, mataku udah gak bisa diajak kompromi. Teman-temanku yang lain berdatangan satu persatu. Arif dari Jogja, gini, Meli dan Ario dari Jakarta.
Day 2
Pagi-pagi sarapan udah siap...dan mulai detik itu dan beberapa hari ke depan kami harus siap dengan makanan jenis ini. Makanan apakah itu??? Pancake sodara-sodara :D
Selesai makan kami packing dan bersiap untuk menuju ke Pelabuhan Khayangan di Lombok Timur. Dalam perjalanan kami mampir ke salam satu mini market untuk belanja kebutuhan selama dalam pelayaran nanti. Kami beli aneka minuman botol baik air mineral maupun minuman yang berasa, aneka snack, kopi, obat-obatan, tissue basah, tissue kering dan lain sebagainya. Bayangin aja 4 hari 3 malam kami akan berada di atas kapal yang berlayar di lautan jadi ya semua kebutuhan harus benar-benar disiapkan kalau gak mau kelaparan dan kehausan di atas kapal. Kalau makanan berat udah disiapkan oleh awak kapal, tapi tau sendiri kan kalau orang yang habis nyemplung ke air itu biasanya laper bangettt jadi butuh snack aneka macam :)
Perjalanan lanjut lagi dan mampir lagi ke tempat penjual buah. Beli salak, jeruk, pear dan apel. Oya sempat beli nanas juga lho. Dan setelah beberapa lama kami sampai di Pelabuhan Khayangan, kapal kami sudah menunggu dengan manis di depan dermaga. Okay...mari kita berlayar...
Perjalanan di mulai dan kami makan siang di atas kapal dengan menu nasi kotak. Selesai makan aku sholat dan ganti baju karena harus siap berbasah-basah untuk snorkeling. Byuuurrrr snorkeling dimulai...spot pertama di dekat Gili Kambing. Selesai snorkeling kami trekking di Gili Kambing. Gili Kambing adalah sebuah pulau kecil yang tidak berpenghuni. Tanahnya dipenuhi alang-alang. Butuh waktu kurang lebih 30 menit untuk menaiki puncak Gili Kambing. Saat itu hari sudah sore dan kami menyaksikan puncak Gunung Rinjani dari Gili Kambing...indahnyaaa... Bisa menyaksikan gunung dan laut secara bersamaan adalah sebuah kemewahan. Subhanallah... indah sekali kawan... sangat indaaahhh... (foto-foto menyusul)
Puas bernarsis-narsis di puncak Gili Kambing kami memutuskan untuk turun karena hari semakin gelap. Setelah mandi dan ganti baju kami makan malam di atas kapal, menikmati sajian makanan yang dimasak oleh anak buah kapal. Malam itu kami mulai bermalam di atas kapal, sebelum tidur kami menikmati taburan bintang-bintang yang berpendar indah di langit yang gelap....indah bangetttt....
Tampilkan postingan dengan label Kuliner Lombok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner Lombok. Tampilkan semua postingan
Mei 08, 2014
Mei 23, 2012
Menjelajah Lombok Selatan...
Lombok, Day 4 (20 May 2012)
Mengawali pagi di Kuta Lombok dengan sarapan di Kuta Indah Hotel....lagi2 pilihannya nasi goreng, pancake dan roti. Akhirnya aku memutuskan pesan pancake (bosen ama nasi goreng). Aku pesan 2 porsi...yang 1 porsi minta dibungkus dan aku kasih ke driver dari Mahardika Travel yang pagi itu udah datang menjemput.
Pagi itu aku sekalian check out dari hotel...karena setelah tour aku mau kembali ke Mataram lagi. Tujuan pertama adalah ke Pantai Tanjung Aan. Sebelumnya Mas Cipto (Driver Mahardika Travel) udah memperingatkan kalau di pantai-pantai wilayah Lombok Selatan ini para pedagangnya akan menawarkan barang dengan cara mengikuti terus pengunjung yang datang dan jangan pernah memegang barang tersebut karena kita akan dituntut untuk membeli, jangan menjanjikan "nanti" karena kita juga akan dituntut untuk membeli....dan kalau kita beli salah satu pasti pedagang yang lainnya akan datang "menyerbu" minta kita beli dagangan mereka juga.
Okay....sampailah di Pantai Tanjung Aan....pasirnya begitu putih walaupun tidak sehalus dan sebersih pantai di Gili Nanggu. Indah sekali pemandangan di Tanjung Aan. Tapi ya itu...begitu turun dari mobil langsung disambut pedagang asongan usia2 belasan tahun...dan dia terus mengikutiku kemana pun aku pergi. Aku udah bilang tidak begitu dia menawari barang dagangannya...tapi terus aja pedagang itu mengikutiku sambil membujuk-bujuk aku untuk beli. Sangat sangat sangat risih dan mengganggu keasyikanku menikmati pemandangan. Bahkan sampai aku balik ke mobil pun dia masih terus mengikutiku....dan aku tetap bertahan untuk diam....sampai begitu aku menutup pintu mobil aku dikatain PELIT! huahahahahahaha....sebodo amat....
Perjalanan lanjut ke Pantai Seger. Btw untuk parkir mobil di masing2 pantai ini bayar 5000/mobil. Di Seger aku relatif aman dari pedagang asongan...mungkin karena masih pagi jadi belum begitu banyak orang. Pemandangannya juga indah. Ombaknya cukup besar....waktu di perjalanan sempat ketemu ama 2 orang cowok bule yang naik motor sambil membawa papan surfing. Aku ambil beberapa foto di Pantai Seger ini untuk kemudian melanjutkan perjalanan lagi ke Pantai Kuta.
Sesampainya di Pantai Kuta aku melihat sekumpulan pedagang asongan. Mereka masih nyantai belum datang menawarkan barang dagangannya. Akhirnya aku mulai mengambil beberapa foto...dan mulailah para pedagang asongan itu datang menawarkan dagangannya...hadeeeuuuuhhhhhh.....
Karena aku ngerasa udah cukup melihat Pantai Kuta aku beranjak masuk ke mobil...dan para pedagang itu terus mengikuti...bahkan ada yang terang-terangan minta duit. Sampai2 aku mau menutup pintu mobil aja dihalangi...trus mukanya ditempel di kaca mobil...bener2 dehhhhhh.....dan lagi2 aku dikatain PELIT!! huahahahaha. Siapa juga yang mau beli dengan cara mereka nodong kayak gitu, sangat menganggu kenyamanan pengunjung...btw ada gak sih usaha dari Pemda setempat untuk memberi pengarahan ke para pedagang itu agar para pengunjung merasa nyaman saat datang berwisata????
Sebenarnya pengen banget ke Pantai Mawun dan Pantai Selong Belanak...tapi akses jalan menuju kesana rusak berat :(....sayang sekali. Perjalanan lanjut lagi ke Desa Sade...desa tradisional Suku Sasak. Untuk masuk kesini kita diminta memberi donasi seikhlasnya dan disana juga disediakan 1 guide yang akan memandu kita. Guide itu akan menjelaskan adat istiadat Suku Sasak yang ada di desa Sade. Disana juga dijual beberapa jenis kerajinan tangan, kita bisa membeli kain tenun disitu. Aku sempat membeli selembar kain tenun seharga 100K...abis gak enak juga gak beli....walaupun sebenarnya gak beli juga gak apa-apa kok...gak akan dipaksa kayak di pantai2 tadi itu :). Setelah cukup puas mengelilingi desa Sade aku memberikan tip kepada guide...tipnya juga seikhlasnya aja...10K, 20K, 30K,40K,50K...terserah kita :)
Nah sebelum melanjutkan perjalanan ke Desa Sukerare...mampir dulu di Puyung....untuk menikmati nasi balap puyung Inaq Esun. Mobil diparkir dipinggir jalan trus kami berjalan menyusuri jalan di perkampungan...masuk ke gang-gang sempit sampai akhirnya sampailah kami di Kedai Nasi Balap Puyung Inaq Esun. Gak usah menunggu terlalu lama pesanan kami udah datang. Masi Balap Puyung ini terdiri dari nasi putih dengan lauk ayam yang dipotong kecil2 dan dimasak super pedas, trus ayam suwir yang rasanya juga oedas dan kedelai goreng. Rasanya enak...super pedaaasssss....sambai hidungku meler.....tapi kalau dimakan ayamnya aja terasa asin. Aku beli beberapa bungkus untuk dibawa ke Mataram buat Resty dan suaminya.
Lanjut lagi ke Desa Sukerare...disini juga penghasil tenunan Lombok. Menurut informasi dari Mas Cipto harga kain tenun di Desa Sukerare ini bisa 2x lipat dibanding harga tenunan di Desa Sade. Aku hanya berhenti melihat-lihat sebentar sih dan gak berminat beli kain juga.
Gak berapa lama sampailah di Taman Narmada yang merupakan replika dari Gunung Rinjani, disini juga terdapat mata air yang dipercaya bisa membuat orang awet muda dan ada Pura persembahyangan yang disebut Pura Kalasa. Untuk masuk ke Taman Narmada ini retribusinya 5000/orang. Parkir mobil 3000/mobil.
Lanjut lagi ke Pura Suranadi...berhubung saat itu sedang pura sedang digunakan untuk beribadah jadi tidak bisa masuk ke Pura. Di samping pura ada Taman Suranadi...nah untuk masuk kesini biayanya 10K/orang. Dan ternyata hanya ada kolam renang disitu. Disekeliling Pura Suranadi banyak yang menjual sate bulayak. Sate bulayak terbuat dari daging dan jerohan dan dimakan bersama dengan sejenis lontong yang dibungkus daun kelapa/daun enau. Aku gak sempat nyicipin sih karena perut masih berasa kenyang.
Abis itu mampir ke rumah Resty, numpang sholat. Trus mampir ke toko oleh2....ditraktir ama Resty buat beli oleh2 (thanks ya Resty...tau aja dia kalau para manusia di kantor udah menunggu-nunggu oleh-oleh hehehe...). Lanjut lagi ke Toko grosir Arif di daerah Cakranegara untuk beli kain tenun Lombok titipan adikku. Aku sekalian beli sarung tenun buat Ibu dan beli kain tenun yang panjang...sepertinya bagus buat kerudung :D. Hadeuuuhhhhh bener2 deh....travelling yang membuat bangkruttttt...mengintip isi dompet yang tinggal beberapa lembar.
Setelah nganterin Resty kerumahnya...lanjut lagi ke Lombok Plaza Hotel. Sebelumnya aku belum booking....go show aja dan masih ada kamar kosong...dan ternyata rate-nya lebih murah kalau pesan lewat Agoda. Tapi ya sudahlah.....check in....masuk kamar...kamarnya sangat nyaman...sesuai ama gambar di internet...bersih dan nyaman. Hotel ini terletak di pusat kota Mataram. Mandi...sholat....leyeh-leyeh menikmati beristirahat di kamar hotel.
Malamnya Resty dan suaminya datang berkunjung....dan ngobrollah kami sampai malam. Dan karena udah kenyang aku menolak ajakan Resty untuk makan malam. Menyenangkan sekali mempunyai teman lama yang baik hati seperti Resty ini....padahal jaman SMA dulu aku gak kenal lho karena beda kelas, beda jurusan...ada 10 kelas. Kenal hanya lewat FB karena satu alumni :)
Setelah Resty dan suaminya pulang aku langsung tidur...mengingat besok paginya harus berangkat pagi2 ke Bandara untuk mengejar flight pertama....hmmmm nyamannya tidur disini....zzzzzzzzz............
Pukul 03.00 dinihari aku terbangun...padahal alarm aja belum bunyi. Cek-cek lagi barang2 bawaan...trus pukul 04.00 mandi...abis itu Sholat Subuh trus check out dari hotel pada pukul 05.00. Mas Dodik dari Mahardika Travel udah nungguin di tempat parkir. Dan saat check out udah disediain sekotak makanan untukku dari pihak hotel. Langsung tancap ke Bandara. Jalanannya begitu lengang....bebas macet....gak berapa lama sampailah di Bandara International Lombok.
Check in ke konter Garuda....menuju ruang tunggu....ngeliat sunrise yang begitu indah dari balik kaca ruang tunggu. Gak begitu lama kami harus boarding....siap2 menuju Jakarta lagi. Back to reality....
Selama di perjalanan aku sangat menikmati awan2 yang mengantung indah di langit dalam berbagai bentuk, sinar matahari yang berwarna keemasan...sambil menikmati musik yang bisa dipilih sendiri dan menikmati hidangan yang disediakan oleh awak pesawat Garuda.
Pukul 07.45 pesawat landing di Bandara Soekarno Hatta...tepat sesuai jadwal. Setelah ambil bagasi langsung deh keluar cari taksi....harus langsung menuju kantor nih...kerja lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.......masa liburanpun usailah sudah.......................
Mengawali pagi di Kuta Lombok dengan sarapan di Kuta Indah Hotel....lagi2 pilihannya nasi goreng, pancake dan roti. Akhirnya aku memutuskan pesan pancake (bosen ama nasi goreng). Aku pesan 2 porsi...yang 1 porsi minta dibungkus dan aku kasih ke driver dari Mahardika Travel yang pagi itu udah datang menjemput.
Pagi itu aku sekalian check out dari hotel...karena setelah tour aku mau kembali ke Mataram lagi. Tujuan pertama adalah ke Pantai Tanjung Aan. Sebelumnya Mas Cipto (Driver Mahardika Travel) udah memperingatkan kalau di pantai-pantai wilayah Lombok Selatan ini para pedagangnya akan menawarkan barang dengan cara mengikuti terus pengunjung yang datang dan jangan pernah memegang barang tersebut karena kita akan dituntut untuk membeli, jangan menjanjikan "nanti" karena kita juga akan dituntut untuk membeli....dan kalau kita beli salah satu pasti pedagang yang lainnya akan datang "menyerbu" minta kita beli dagangan mereka juga.
Okay....sampailah di Pantai Tanjung Aan....pasirnya begitu putih walaupun tidak sehalus dan sebersih pantai di Gili Nanggu. Indah sekali pemandangan di Tanjung Aan. Tapi ya itu...begitu turun dari mobil langsung disambut pedagang asongan usia2 belasan tahun...dan dia terus mengikutiku kemana pun aku pergi. Aku udah bilang tidak begitu dia menawari barang dagangannya...tapi terus aja pedagang itu mengikutiku sambil membujuk-bujuk aku untuk beli. Sangat sangat sangat risih dan mengganggu keasyikanku menikmati pemandangan. Bahkan sampai aku balik ke mobil pun dia masih terus mengikutiku....dan aku tetap bertahan untuk diam....sampai begitu aku menutup pintu mobil aku dikatain PELIT! huahahahahahaha....sebodo amat....
![]() |
| Pantai Tanjung Aan |
![]() |
| Pantai Seger |
Karena aku ngerasa udah cukup melihat Pantai Kuta aku beranjak masuk ke mobil...dan para pedagang itu terus mengikuti...bahkan ada yang terang-terangan minta duit. Sampai2 aku mau menutup pintu mobil aja dihalangi...trus mukanya ditempel di kaca mobil...bener2 dehhhhhh.....dan lagi2 aku dikatain PELIT!! huahahahaha. Siapa juga yang mau beli dengan cara mereka nodong kayak gitu, sangat menganggu kenyamanan pengunjung...btw ada gak sih usaha dari Pemda setempat untuk memberi pengarahan ke para pedagang itu agar para pengunjung merasa nyaman saat datang berwisata????
![]() |
| Pantai Kuta |
Nah sebelum melanjutkan perjalanan ke Desa Sukerare...mampir dulu di Puyung....untuk menikmati nasi balap puyung Inaq Esun. Mobil diparkir dipinggir jalan trus kami berjalan menyusuri jalan di perkampungan...masuk ke gang-gang sempit sampai akhirnya sampailah kami di Kedai Nasi Balap Puyung Inaq Esun. Gak usah menunggu terlalu lama pesanan kami udah datang. Masi Balap Puyung ini terdiri dari nasi putih dengan lauk ayam yang dipotong kecil2 dan dimasak super pedas, trus ayam suwir yang rasanya juga oedas dan kedelai goreng. Rasanya enak...super pedaaasssss....sambai hidungku meler.....tapi kalau dimakan ayamnya aja terasa asin. Aku beli beberapa bungkus untuk dibawa ke Mataram buat Resty dan suaminya.
![]() |
| Nasi Balap Puyung |
Lanjut lagi ke Desa Sukerare...disini juga penghasil tenunan Lombok. Menurut informasi dari Mas Cipto harga kain tenun di Desa Sukerare ini bisa 2x lipat dibanding harga tenunan di Desa Sade. Aku hanya berhenti melihat-lihat sebentar sih dan gak berminat beli kain juga.
Gak berapa lama sampailah di Taman Narmada yang merupakan replika dari Gunung Rinjani, disini juga terdapat mata air yang dipercaya bisa membuat orang awet muda dan ada Pura persembahyangan yang disebut Pura Kalasa. Untuk masuk ke Taman Narmada ini retribusinya 5000/orang. Parkir mobil 3000/mobil.
![]() |
| Taman Narmada |
Lanjut lagi ke Pura Suranadi...berhubung saat itu sedang pura sedang digunakan untuk beribadah jadi tidak bisa masuk ke Pura. Di samping pura ada Taman Suranadi...nah untuk masuk kesini biayanya 10K/orang. Dan ternyata hanya ada kolam renang disitu. Disekeliling Pura Suranadi banyak yang menjual sate bulayak. Sate bulayak terbuat dari daging dan jerohan dan dimakan bersama dengan sejenis lontong yang dibungkus daun kelapa/daun enau. Aku gak sempat nyicipin sih karena perut masih berasa kenyang.
![]() |
| Pura Suranadi |
Setelah nganterin Resty kerumahnya...lanjut lagi ke Lombok Plaza Hotel. Sebelumnya aku belum booking....go show aja dan masih ada kamar kosong...dan ternyata rate-nya lebih murah kalau pesan lewat Agoda. Tapi ya sudahlah.....check in....masuk kamar...kamarnya sangat nyaman...sesuai ama gambar di internet...bersih dan nyaman. Hotel ini terletak di pusat kota Mataram. Mandi...sholat....leyeh-leyeh menikmati beristirahat di kamar hotel.
Malamnya Resty dan suaminya datang berkunjung....dan ngobrollah kami sampai malam. Dan karena udah kenyang aku menolak ajakan Resty untuk makan malam. Menyenangkan sekali mempunyai teman lama yang baik hati seperti Resty ini....padahal jaman SMA dulu aku gak kenal lho karena beda kelas, beda jurusan...ada 10 kelas. Kenal hanya lewat FB karena satu alumni :)
Setelah Resty dan suaminya pulang aku langsung tidur...mengingat besok paginya harus berangkat pagi2 ke Bandara untuk mengejar flight pertama....hmmmm nyamannya tidur disini....zzzzzzzzz............
Lombok, Day 5 (21 May 2012)
Pukul 03.00 dinihari aku terbangun...padahal alarm aja belum bunyi. Cek-cek lagi barang2 bawaan...trus pukul 04.00 mandi...abis itu Sholat Subuh trus check out dari hotel pada pukul 05.00. Mas Dodik dari Mahardika Travel udah nungguin di tempat parkir. Dan saat check out udah disediain sekotak makanan untukku dari pihak hotel. Langsung tancap ke Bandara. Jalanannya begitu lengang....bebas macet....gak berapa lama sampailah di Bandara International Lombok.
Check in ke konter Garuda....menuju ruang tunggu....ngeliat sunrise yang begitu indah dari balik kaca ruang tunggu. Gak begitu lama kami harus boarding....siap2 menuju Jakarta lagi. Back to reality....
Selama di perjalanan aku sangat menikmati awan2 yang mengantung indah di langit dalam berbagai bentuk, sinar matahari yang berwarna keemasan...sambil menikmati musik yang bisa dipilih sendiri dan menikmati hidangan yang disediakan oleh awak pesawat Garuda.
Pukul 07.45 pesawat landing di Bandara Soekarno Hatta...tepat sesuai jadwal. Setelah ambil bagasi langsung deh keluar cari taksi....harus langsung menuju kantor nih...kerja lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.......masa liburanpun usailah sudah.......................
Gili Trawangan, Gili Meno & Gili Air
Lombok, Day 1 (17 May 2012)
Siang-siang cepet2 packing setelah menyelesaikan pesanan souvenir. Gedubrak gedubruk mau berangkat ke Bandara Soekarno Hatta. Jadwal pesawat Garuda pukul 18.05 take off ke Lombok. Ternyata oh ternyata pesawat delay...alasannya karena long weekend jadi pesawat mesti antri untuk take off...haiiiisssssss....
Berhubung berangkatnya udah delay akhirnya aku nyampe Bandara International Lombok juga semakin malam...mana aku kali ini travelling sendirian (rencananya ama adikku tapi berhubung dia sakit jadi batal pergi). Dengan beberapa pertimbangan akhirnya aku meminta dijemput travel untuk menuju Mataram. Oya selama di Lombok aku menggunakan jasa Mahardika Travel untuk sewa mobil keliling Lombok. Pelayanannya sangat memuaskan...mobilnya bersih....driver merangkap guide-nya ramah dan sopan...top deh pokoknya :).
Oya untuk Mahardika Travel PIC-nya Pak Tresno bisa dihubungi di nomor 0819 07111189.
Malam pertama aku menginap di Mataram, aku menginap di Hotel Griya Asri. Bangunannya udah agak tua ya walaupun emang asri. Tapi sayangnya kamarnya tidak sesuai dengan gambar di internet, aku pesan kamar deluxe dengan fasilitas air panas...tapi gak ada tuh air panasnya. Dan aku sukses tidur dengan nyenyak walaupun sempat dijahilin hantu atau entah apalah di kamar hotel ini...kaca riasnya bunyi-bunyi dan bergetar kayak ada yang ngetuk-ngetuk...aku samperin eh diem begitu aku menjauh bunyi lagi...bodo amatlah...yang penting tiduuuurrrrrrrrr......
Lombok, day 2 (18 May 2012)
Pagi-pagi terbangun...setelah mandi dan sholat aku mulai nyiapin alat-alat untuk snorkeling. Karena memang rencana hari ini aku mau snorkeling di Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Aku pesan paket tour dari Perama Tour karena harganya jauh lebih murah dibanding paket tour dari vendor lainnya. Harga paket tour ke Trawangan di Perama Tour adalah 300K/pax minimal 2 pax. Nah karena aku sendirian jadinya aku tetap harus bayar untuk 2 orang...rugi kan kalau pergi sendiri. Akhirnya aku mengajak teman SMA-ku yang memang berdomisili di Mataram. Dan hari itu aku pergi dengan ditemani oleh Resty...thanks
Resty karena udah berbaik hati mau menemaniku :)
Kalau ikut Perama tour kan seharusnya berangkat dari Senggigi...tapiiii berhubung boat-nya perama lagi bermasalah akhirnya aku dan Resty diantar ke pelabuhan Bangsal dan disewain boat dari Bangsal. Di bangsal sempat ngerasain naik Cidomo dan sempat beli roti tawar untuk bekal snorkeling.
Kami naik boat menuju Gili Trawangan. Sesampainya di Gili Trawangan kami masih harus menunggu karena boat-nya belum siap. Dan kami memutuskan untuk jalan-jalan sejenak di Gili Trawangan. Menurutku Gili Trawangan memang indah tapi udah terlalu padat.
Akhirnya setelah sempat molor waktunya gara-gara boat yang gak kunjung beres itu akhirnya kami berangkat juga untuk snorkeling. Ternyata oh ternyata di Gili Trawangan tidak ada apa-apa yang bisa dilihat saat snorkeling...hanya sesekali lewat segerombolan ikan teri warna biru....ah kecewaaaaaa....
Lanjut lagi ke Gili Meno....nah di Gili Meno ini baru ada ikan yang agak gede-gede...tapi terumbu karangnya udah rusak juga...sayang sekali yah....
Perjalanan lanjut lagi ke Gili Air...karena badanku rasanya gak karu-karuan (mungkin efek abis terbang langsung nyemplung ke air jadinya masuk angin).....akhirnya kami memutuskan untuk makan siang dulu di Gili Air. Resty mengajak aku mampir ke salah satu kafe milik temannya....dan siang itu seporsi nasi goreng dan segelas teh manis hangat sukses mengisi perutku. Harganya...maaf aku gak tau....Resty yang bayar :D
Kalau menurutku ya....untuk berbulan madu lebih bagus di Gili Air daripada di Gili Trawangan....belum terlalu padat pengunjung, sinyal HP lebih bagus dibanding di 2 Gili lainnya, pemandangan indah dan untuk snorkeling tidak perlu jauh-jauh ke tengah laut.
Di Gili Air ini barulah aku menemukan ikan-ikan yang relatif lebih banyak dan variatif dibandingkan Gili Trawangan dan Gili Meno. Terumbu karangnya juga belum rusak-rusak amat. Aku sempat memvideokan dan memfoto ikan-ikan di Gili Air ini. Tapi snorkeling juga gak lama-lama amat sih karena emang aku ngerasa gak enak badan....pusiiiinnggggg......
Akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Senggigi....nah saat di tengah laut itu hujanpun datang.....dan gak berapa lama kami menepi di Teluk Nare. Menunggu jemputan dari Perama Tour. Jemputan datang dan kami diantar ke Sendok Guesthouse Senggigi (tempat menginap yang paling aku suka saat berada di Lombok....aku booking melalui Agoda). Check in terus langsung ke kamar hotel....kamarnya sangat menyenangkan...bersih dan sangat nyaman. Tempat tidur yang nyaman, ada TV LCD 32", kamar mandi yang sangat bersih dan wangi....aku sukaaaaaaa....lain kali kalau ke Lombok aku mau menginap disini aja :)
Menjelang Maghrib teman SMA-ku yang satunya lagi datang....Sayuk datang dengan juniornya. Dan malam itu kami berangkat menuju Mataram dengan menggunakan mobil Sayuk. Yah walaupun sebenarnya badanku rasanya gak karuan tapi demi menghormati teman-teman yang menyambutku gak apa2 lah bela-belain pergi...walaupun sejujurnya aku pengen tidur karena perutku mual dan kepalaku pusing banget.
Tujuan kami malam itu adalah makan ayam taliwang....Sayuk janjian dengan suami dan anaknya yang lain. Sedangkan suaminya Resty gak bisa ikut karena masih sibuk ngutak atik motor pelanggannya. Kami makan disalah satu sudut Cakranegara di warung makan Pak Udin. Rasa ayam taliwangnya biasa-biasa aja menurutku tapi plecing kangkungnya enaaakkkk, terong bakarnya juga enak. Selesai makan aku diantar ke Senggigi lagi oleh Sayuk dan suaminya sementara Resty pulang. makasih banyak ya teman-temanku yang sangat baik hati...mau menemani dan menjamuku padahal udah berbelas tahun tidak ketemu *big hug*
Malam itu aku tidur dengan nyenyak sampai pagi....tidur bergelung di kasur empuk dan selimut yang tebal dan wangi di Sendok Guesthouse.....zzzzzzzzzz.......................
Siang-siang cepet2 packing setelah menyelesaikan pesanan souvenir. Gedubrak gedubruk mau berangkat ke Bandara Soekarno Hatta. Jadwal pesawat Garuda pukul 18.05 take off ke Lombok. Ternyata oh ternyata pesawat delay...alasannya karena long weekend jadi pesawat mesti antri untuk take off...haiiiisssssss....
Berhubung berangkatnya udah delay akhirnya aku nyampe Bandara International Lombok juga semakin malam...mana aku kali ini travelling sendirian (rencananya ama adikku tapi berhubung dia sakit jadi batal pergi). Dengan beberapa pertimbangan akhirnya aku meminta dijemput travel untuk menuju Mataram. Oya selama di Lombok aku menggunakan jasa Mahardika Travel untuk sewa mobil keliling Lombok. Pelayanannya sangat memuaskan...mobilnya bersih....driver merangkap guide-nya ramah dan sopan...top deh pokoknya :).
Oya untuk Mahardika Travel PIC-nya Pak Tresno bisa dihubungi di nomor 0819 07111189.
![]() |
| Bandara International Lombok |
Lombok, day 2 (18 May 2012)
Pagi-pagi terbangun...setelah mandi dan sholat aku mulai nyiapin alat-alat untuk snorkeling. Karena memang rencana hari ini aku mau snorkeling di Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Aku pesan paket tour dari Perama Tour karena harganya jauh lebih murah dibanding paket tour dari vendor lainnya. Harga paket tour ke Trawangan di Perama Tour adalah 300K/pax minimal 2 pax. Nah karena aku sendirian jadinya aku tetap harus bayar untuk 2 orang...rugi kan kalau pergi sendiri. Akhirnya aku mengajak teman SMA-ku yang memang berdomisili di Mataram. Dan hari itu aku pergi dengan ditemani oleh Resty...thanks
Resty karena udah berbaik hati mau menemaniku :)
Kalau ikut Perama tour kan seharusnya berangkat dari Senggigi...tapiiii berhubung boat-nya perama lagi bermasalah akhirnya aku dan Resty diantar ke pelabuhan Bangsal dan disewain boat dari Bangsal. Di bangsal sempat ngerasain naik Cidomo dan sempat beli roti tawar untuk bekal snorkeling.
Kami naik boat menuju Gili Trawangan. Sesampainya di Gili Trawangan kami masih harus menunggu karena boat-nya belum siap. Dan kami memutuskan untuk jalan-jalan sejenak di Gili Trawangan. Menurutku Gili Trawangan memang indah tapi udah terlalu padat.
![]() |
| Pelabuhan Bangsal |
Lanjut lagi ke Gili Meno....nah di Gili Meno ini baru ada ikan yang agak gede-gede...tapi terumbu karangnya udah rusak juga...sayang sekali yah....
![]() |
| Gili Trawangan & Gili Meno |
Kalau menurutku ya....untuk berbulan madu lebih bagus di Gili Air daripada di Gili Trawangan....belum terlalu padat pengunjung, sinyal HP lebih bagus dibanding di 2 Gili lainnya, pemandangan indah dan untuk snorkeling tidak perlu jauh-jauh ke tengah laut.
![]() |
| Gili Air |
Akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Senggigi....nah saat di tengah laut itu hujanpun datang.....dan gak berapa lama kami menepi di Teluk Nare. Menunggu jemputan dari Perama Tour. Jemputan datang dan kami diantar ke Sendok Guesthouse Senggigi (tempat menginap yang paling aku suka saat berada di Lombok....aku booking melalui Agoda). Check in terus langsung ke kamar hotel....kamarnya sangat menyenangkan...bersih dan sangat nyaman. Tempat tidur yang nyaman, ada TV LCD 32", kamar mandi yang sangat bersih dan wangi....aku sukaaaaaaa....lain kali kalau ke Lombok aku mau menginap disini aja :)
![]() |
| Sendok Guesthouse Senggigi |
Tujuan kami malam itu adalah makan ayam taliwang....Sayuk janjian dengan suami dan anaknya yang lain. Sedangkan suaminya Resty gak bisa ikut karena masih sibuk ngutak atik motor pelanggannya. Kami makan disalah satu sudut Cakranegara di warung makan Pak Udin. Rasa ayam taliwangnya biasa-biasa aja menurutku tapi plecing kangkungnya enaaakkkk, terong bakarnya juga enak. Selesai makan aku diantar ke Senggigi lagi oleh Sayuk dan suaminya sementara Resty pulang. makasih banyak ya teman-temanku yang sangat baik hati...mau menemani dan menjamuku padahal udah berbelas tahun tidak ketemu *big hug*
Malam itu aku tidur dengan nyenyak sampai pagi....tidur bergelung di kasur empuk dan selimut yang tebal dan wangi di Sendok Guesthouse.....zzzzzzzzzz.......................
Langganan:
Postingan (Atom)




















