Sekarang hampir di semua media heboh memberitakan soal wabah ulat bulu...awalnya di Jatim trus merembet ke Jateng, Jabar, Jakarta, Bali, Lombok dll. Semua orang jadi paranoid dengan ulat bulu, segala macam cara dilakukan buat memusnahkan ulat bulu. Segala macam asumsi dikeluarkan oleh berbagai ahli.
Kemarin ada temanku yang menulis di status di FB kalau wabah ulat bulu itu adalah kutukan dari Tuhan karena manusia tidak menyembah-Nya. Semudah itukah Tuhan mengutuk umat-Nya? hanya karena sebagian umat tidak menyembah-Nya trus mengutuk seluruh umat di satu tempat?
Trus di status selanjutnya (orang yang sama) dia menulis,"Tuhan, kalau Engkau memang ada, tolong musnahkan ulat bulu dari negeri kami yang sudah karut marut ini."Hanya karena ulat bulu dia menyangsikan keberadaan Tuhan. Tapi gak tau juga sih apa maksud sebenarnya dari penulisan status itu...apakah sekedar memancing orang untuk berkomentar atau memang itu pendapat dia dari lubuk hati yang terdalam.
Kalau menurut pendapatku pribadi sih wabah ulat bulu itu terjadi karena:
- Memang sudah musimnya, dari jaman aku kecil setiap musim pancaroba seperti sekarang ini pepohonan disekitar rumahku penuh dengan ulat bulu. Tapi di pepohonan sekitar rumahku juga banyak semut rangrang dan burung-burung kecil.
- Predator ulat bulu yang jumlahnya semakin jauh berkurang karena diburu manusia. Predator ulat bulu adalah semut rangrang dan burung-burung kecil. Telur semut banyak diburu untuk makanan burung dan burungnya sendiri pun juga banyak diburu untuk dijual sebagai makanan manusia atau dijual sebagai hewan peliharaan
- Media terlalu heboh memberitakannya...sederetan ulat di pohon disorot close up dan ditampilkan berulang-ulang dengan narasi yang mengundang kengerian. Soalnya jaman aku kecil media belum belum begitu banyak jadi ya ulat bulu itu hal yang biasa. Walaupun aku sendiri alergi dengan bulu ulat dan pernah sampai terkapar 3 hari gara2 bulu ulat terhirup dan bikin organ-organ dalamku ikutan bengkak...rasanya wuiiiiiiihhhhhhhh.....gatal dan sesak nafas. Tapi aku gak paranoid sama ulat bulu tuh.
Nah sekarang kalau manusia minta kepada Tuhan, ulat bulu dimusnahkan....dan Tuhan benar-benar mengabulkan doa manusia. Apa yang akan terjadi??? Ulat bulu tidak ada lagi di muka bumi ini...otomatis tidak akan ada kupu-kupu yang merupakan metamorfosis dari ulat bulu. Dan sejauh ingatanku kupu-kupu adalah serangga yang membantu penyerbukan sebagian besar tanaman yang ada di muka bumi ini. Trus kalau kupu-kupu gak ada otomatis sebagian jenis tanaman lambat laun akan menghilang. Padahal fungsi tanaman salah satunya sebagai penghasil oksigen (mengolah karbondioksida menjadi oksigen), sebagai bahan makanan hewan dan manusia. Nah semakin ruwet kan jadinya. Karena rantai makanan itu sambung menyambung...satu rantai terputus maka akan merusak seluruh tatanan yang ada.
Yah kasusnya sama seperti manusia yang banyak memburu ular sawah, padahal ular sawah adalah pemangsa tikus sawah. Dan karena ular sawah sudah semakin sedikit jumlahnya (karena diburu manusia) akhirnya tikus sawah merajalela...menjadi hama yang merusak tanaman padi....dan ujung-ujungnya manusia sendiri yang merugi. Jadi kesimpulannnya...jagalah keseimbangan alam yang ada di sekitar kita. Jangan merusaknya...karena pada akhirnya akan merugikan kita sendiri. Jangan kalau ada apa-apa sedikit-sedikit "menyalahkan Tuhan" dengan bilang kalau Tuhan mengutuk manusia dan sebagainya. Introspeksi diri aja...apakah kita selama ini sudah menjaga alam di sekitar kita, tidak merusak alam di sekitar kita?
Tadi malam nyobain masak Cakalang Pampis. Pulang kantor setelah sholat maghrib langsung deh utak atik bikin cakalang pampis. Gampang banget kok bikinnya.
Bahan:
- 1 ekor ikan cakalang (dikukus trus disuwir-suwir)
- 15 cabe rawit, 5 cabe merah besar, 5 siung bawang merah, 2 siung bawang putih, garam secukupnya (haluskan)
- Jahe & serai (dikeprek aja)
- Daun bawang diiris tipis-tipis
- Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat:
- Tumis bumbu yang sudah dihaluskan, jahe dan serai sampai harum, masukkan irisan daun bawang
- Masukkan suwiran ikan cakalang dan aduk sampai tercampur rata dengan bumbu
- Angkat dan siap untuk dinikmati :)
Cakalang Pampis ala Ariana
Gampang banget kan cara membuatnya?
Emmm besok bikin apalagi ya? pengen bikin bakso daging sapi...belum pernah nyobain...selama ini cuma penikmat bakso aja hehehe...
Yah mumpung hobi memasakku lagi kambuh...jadi mo nyobain masak-masak lagi :)
Sebagai penggemar masakan Manado (yah paling nggak nyaris tiap Jum'at nyicipin masakan Manado di MDS)...lama-lama aku jadi pengen nyobain masak sendiri. Kenapa aku suka masakan Manado? Yah karena kebanyakan tidak bersantan dan itu sehat menurutku :)
Selain itu juga rata-rata pedasss.....sesuai seleraku....padahal kadang abis makan pedas perutku protes juga hehehe....
Akhirnya hari Minggu kemarin pagi-pagi aku belanja ke pasar Benhil. Tujuan pertama cari ikan kerapu atau ikan kakap...dan ternyata ikan kerapunya abis jadi beli ikan kakap. Trus lanjut belanja aneka sayuran dan bumbu-bumbu. Wiiihhhh ternyata banyak banget bahan-bahan yang harus aku beli. Aku emang mau praktek bikin bubur Manado dan ikan kuah asam.
Yup...begitu nyampe rumah langsunglah acara masak memasak dimulai. Pertama aku bikin bubur Manado...yang lama tuh nyiapin dan motong-motong aneka bahan-bahannya itu. Sayurannya aja ada kangkung, bayam, daun melinjo, kacang panjang, kemangi, jagung manis....trus bahan lainnya ubi jalar merah yang harus dipotong-potong juga. Kalau bumbunya sih gak gitu ribet ya cuma serai, jahe dan garam. Aku juga bikin sambal tomat ala Manado sebagai teman makan bubur Manado...yang terdiri dari cabe merah besar, cabe rawit merah, bawang merah, bawang putih, garam, jeruk nipis, tomat...semua cuma diiris-iris trus dicampur.
Begitu semua bahan udah siap...nyiapiin beras trus direbus dengan air, jahe, serai dan garam. Begitu beras mulai empuk masukkan jagung trus kacang panjang, daun melinjo, ubi jalar merah...nunggu empuk baru masuk deh kangkung, bayam dan kemangi. Diaduk-aduk biar tercampur dan matangnya merata. Gak lama kemudian matanglah bubur Manado ala Ariana :D
Baunya haruuuuummmmm....karena berasnya aku pakai beras pandan wangi trus bercampur dengan harumnya aneka sayuran yang dimasak bareng. Telpon sepupuku...eh ternyata dia lagi mudik ke Jatim...waduh padahal dah bikin lumayan banyak. Akhirnya sebagian aku kasih ke temenku.
Trus malamnya baru deh nyobain bikin ikan kuah asam. Simple aja kok bikinnya...aneka bumbu-bumbu yang udah disiapkan diirebus sampai mendidih trus ikan yang sebelumnya udah dilumuri air jeruk nipis dan garam (selama 10 menit) dimasukkan dalam air yang sudah bercampur dengan bumbu-bumbu. Gak butuh waktu lama ikan udah masak....jadilah ikan kuah asam ala Ariana :)
Rasanya...hmmm lumayanlah untuk pemula hehehe....
Oya selain itu aku baru aja nemu ide baru bikin frame dari foam art untuk souvenir. Karena terbuat dari foam jadi enteng banget. Trus framenya dihias dengan bunga-bunga satin yang cantik. Kalau hiasan pinggirnya sih bisa diganti-ganti dengan bentuk lain...misalkan menggunakan foam art juga...atau tatanan bunga satinnya diubah-ubah...no problemo :)
Kita pasti sering mendengar guyonan,"Cinta ditolak dukun bertindak."
Apakah hal seperti itu ada? tentu saja adaaaa....banyak malah...kalau gak banyak mana ada iklan2 dukun yg bisa kasih pengasihan yang dipasang di berbagai media atau sekedar selebaran.
Cinta itu adalah salah satu anugerah dari Allah SWT. Karena manusia itu diciptakan untuk berpasang-pasangan...laki-laki dan perempuan. Jadi setiap orang itu sudah ditentukan jodohnya oleh Yang Diatas. Walaupun mungkin ada yang dapat jodohnya cepat dan ada yang datangnya lambat. Kalau lambat janganlah berburuk sangka kepada Allah SWT...tentu Allah SWT mempunyai rencana yang sangat baik untuk hamba-hambanya...sesuatu yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah SWT.
Lalu bagaimana kalau kita jatuh cinta setengah mati pada seseorang sementara orang itu sudah mempunyai orang yang dia sayangi. Akankah kita ngotot mendapatkan cinta dari orang tersebut??? Dengan cara wajar atau cara yang tidak wajar?
Kalau aku pribadi sih, seseorang yang sudah punya pasangan itu hukumnya "haram" untuk didekati...aku juga gak mau kalau orang yang aku sayangi dan merupakan pasanganku direbut oleh perempuan lain.
Apalagi untuk membuat seseorang itu mencintai kita....kita menggunakan cara-cara yang tidak lazim...misalkan dengan menggunakan jasa dukun....Astagfirullahal'azhim....itu sudah merupakan suatu dosa yang sangat besar. Percaya dengan dukun dan segala macam pengasihan itu sudah termasuk musyrik...menyekutukan Allah SWT...dan dosa itu tidak bisa diampuni kecuali kalau melakukan tobatan nasuha.
Disisi lain dukun adalah manusia biasa yang mempunyai keterbatasan. Jadi kalau mendapatkan cinta dengan memakai jasa dukun tentu saja ada batasnya....entah cuma seminggu, sebulan, setahun...
Jadi alangkah konyolnya memasang segala macam ilmu pengasihan biar orang suka kepada kita. Benar-benar itu dosa yang sangat besar. Janganlah kita mengaku beriman kepada Allah SWT kalau kita masih percaya dengan segala macam ramalan dan dukun.
Ada souvenir baru lagi lho yaitu Teddy Bear Wedding. Ada yang single dan ada yang couple. Cocok sebagai souvenir resepsi pernikahan maupun sekedar untuk souvenir mingle :)
Teddy Bear Wedding Single
Tinggi Teddy Bear ini hanya 6,5 cm...cukup mungil dan pas sebagai souvenir karena gampang dibawa oleh tamu undangan yang menerimanya. Untuk Packagingnya bisa memakai kain tile atau kotak mika. Dan untuk warna pita satinnya bisa disesuaikan dengan permintaan pembeli.
Untuk pemesanan tentu saja ada jumlah minimal...yaitu 25 pcs untuk Teddy Bear Wedding Couple dan 50 pcs untuk Teddy Bear Wedding Single. Kalau mau pesan dalam jumlah besar harus jauh-jauh hari sebelum hari H.
Akhirnya doggie towel pesanan Sis Erika selesai juga. Sis Erika pesan untuk ultah pertama anaknya. Doggie towel ini terbuat dari handuk uk. 23x23cm...dan warna handuk yang dipilih adalah biru, pink, hijau, kuning dan coklat muda. Sementara untuk packagingnya menggunakan tabung mika dengan diameter 8 cm dan tinggi 8 cm. List yang dipasang di tabung mika adalah pita satin...dan tentu saja free thank you card :)

Berarti sementara ini tinggal mengerjakan pesanan dari Hesti. Tinggal memasukkan towel cake ke dalam butterfly mica...semoga mikanya cepet dikirim jadi bisa cepat dikerjakan. Waktu yang dibutuhkan untuk packing lumayan lama juga...karena harus merangkai mika dan pasang pita. Pasang pita itu walaupun kelihatannya sepele tapi butuh ketelatenan juga biar rapi :)
Yeah pesanan satu demi satu selesai...tinggal memikirkan rencana liburan ke Belitung :D
Tiket pesanan udan done....akomodasi selama di Belitung, sewa mobil, sewa boat dll udah diurus ama agen tour. Oya aku memutuskan untuk memakai jasa Wisata Belitung. Semoga pelayanannya memuaskan. UUUghhhh udah gak sabar pengen segera nyemplung ke laut lageeee....:D
Tadi malam baru aja selesai packing pesanan Eta dari Palembang. Sebelumnya Eta udah pesan Swiss Roll dari handuk Terry Palmer Group uk. 30x30 cm yang akan dipakai untuk acara pengajian sebelum akad nikah....dan pesanan Eta udah aku kirimin bulan lalu kalau gak salah. Dan hari Sabtu lalu Eta sms untuk nambah pesenan lagi. Akhirnya tadi malam pesanan Eta selesai sudah dan siap dikirim ke Palembang. Moga-moga nyampainya tepat waktu ya Eta :)
Selain itu juga nyiapin pesenan Sis Vera Heng untuk dikirim ke Sunter. Masih ada lagi pesenan Sis Erika yang bentuk doggie towel dari handuk uk. 23x23 cm dan dibordir. Tinggal pasang lonceng aja di pita doggie-nya dan dikemas ke tabung mika uk. diameter 8 cm dan tinggi 8 cm dengan list pita satin.
Sementara pesenan Hesti yaitu 800 pcs mini muffin dari handuk uk. 23x23cm juga masih dalam tahap penyelesaian. Kotak mikanya baru jadi minggu ini. Sementara Hesti-nya udah gak sabaran pengen ngeliat hasil jadinya....sabar ya Neng...hehehe...
Mini muffin ini nanti dikemas dalam butterfly mica dan dikasih pegangan dari pita satin dan dihias bunga satin kecil. Nuansa warnanya coklat semua :)
Semoga minggu depan udah jadi semua dan siap untuk diambil ya Hesti :)
Oya pagi2 tadi aku dengar kabar dari temenku yang ikut meeting kemarin kalau HC mau ada acara outbound. Wiiiiiiihhhh senangnya...akhirnya ada juga outbound untuk departemen sendiri...gak hanya ngurusin Business Unit - Business Unit hehehe...
Eh tapi tunggu dulu...jangan-jangan jadi panitia lagi nih...karena kalau ngeliat gejala-gejalanya mo ngundang PGA dari seluruh Indonesia lagi. Wuah...kapan aku jadi peserta aja ya...tanpa harus jadi panitia...hiks....
Moga-moga lokasi outbound-nya bukan di daerah Puncak lagi...bukan apa-apa sih...boseeeennnnnnnnn :D...tiap ada outbound kesana mulu.
Hmm...pengen ke Pulau Seribu...Pulau Anyer kek atau Pulau yang lain....tapi mungkin gak ya kalau pesertanya ratusan...kayaknya paling jauh ke Lembang lagi. Duh moga-moga gak ke Mekarsari...males euy...pengen suasana yang lain. Tapi yah harus pasrah aja sih soal tempat tergantung persetujuan yang diatas-atas sana soalnya hehehe...